Jejakfakta.com, Enrekang -- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Amson Padolo menyebut sebanyak 22 titik di kabupaten Enrekang diterjang banjir dan tanah longsor sejak Kamis (2/5/2024) kemarin.
"Iya benar, ada 22 titik bencana baik banjir maupun longsor yang terjadi di Kabupaten Enrekang," kata Amson saat dikonfirmasi awak media, Jumat (3/5/2024).

Kata Amson Sebanyak 22 titik yang terdampak banjir dan tanah longsor berada di delapan kecamatan. Sehingga akses kendaraan tertutup.
Baca Juga : Humanis Tanpa Gusur Paksa, Pemkot Makassar Ajak Pedagang Bongkar Mandiri Lapak di Atas Drainase
"Titik yang mengalami banjir sebanyak delapan titik dengan ketinggian air bervariasi antara 40 cm hingga 150 cm. Selebihnya mengalami longsor sehingga akses jalan trans Sulawesi tidak dapat dilalui kendaraan roda empat," ungkapnya.
Saat ini, kata Amson pihak BPBD setempat sedang melakukan pendataan terhadap warga dan kerugian akibat bencana tersebut, dan personel terkait telah berada di posko penanggulangan bencana alam.
"Data saat ini sementara dihimpun di posko siaga penanggulangan bencana. Kerugian material akibat banjir dan longsor masih didata," pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




