Jejakfakta.com, Makassar -- Viral di media sosial memperlihatkan perkelahian tiga lawan satu sesama laki-laki. Kini, satu diantaranya telah diamankan polisi.
Berdasarkan Informasi yang diperoleh Jejakfakta.com, aksi perkelahian itu terjadi di Jalan Abadi, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu 25 Mei 2024 lalu.

Dalam rekaman CCTV yang beredar tampak salah satu diantara mereka diduga menggunakan senjata tajam, yakni badik.
Baca Juga : Bertrand Eka Prasetyo Diduga Tewas Ditembak Polisi, Polda Wajib Beri Sanksi Etik dan Pidana
Dalam video yang dilihat, awalnya seorang pria bertopi berjalan, lalu tetiba dua pria lainnya dan satu orang menyusul pria tersebut dari belakang.
Kemudian, sontak pria bertopi berbalik menghadap ke pria yang seolah memanggilnya. Perkelahian pun terjadi.
Pria bertopi tersebut mengambil ancang-ancang dan diduga mengenakan senjata tajam. Sementara lawannya juga diduga ada yang menggunakan senjata tajam.
Baca Juga : Parkir Liar Semrawut, Pemkot Gandeng Polsek Panakkukang Sikat Jukir Ilegal
Saat terjadi perkelahian, pria bertopi tersebut terjatuh dan diduga terkena senjata tajam. Kemudian berdiri lagi dan berlari meninggalkan lawannya tersebut.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Muhammadi Muhtari membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, perkelahian itu terjadi pada pada 25 Mei 2024 malam.
Disebutkan Mustari, satu diantara pelaku yang terlibat perkelahian berinisial KM alias Steven (24) telah diamankan kepolisian.
Baca Juga : Tawuran Remaja Pecah di Pampang Makassar, 11 pelaku Diamankan Polisi
"Kita sudah amankan satu pelaku di Polsek Panakkukang," ujar Muhtari saat ditemui Wartawan di Polsek Panakkukang, Senin (27/5/2024).
Sementara korban dalam kejadian tersebut, kata Mustari, mengalami luka tusukan pada punggung dan mendapat perawatan medis rumah sakit.
"Masih di Rumah Sakit. Ada dua luka tusukkan punggung," sebutnya.
Baca Juga : Dua Kelompok Kembali Bentrok di Dalam Kampus UMI Makassar, Polisi Lakukan Penjagaan Ketat
Dijelaskan Mustari, perkelahian tersebut terjadi diduga karena ada salah satu diantara mereka yang melakukan provokasi hingga terkadi perkelahian.
"Terprovokasi, ada selisih hingga muncul keributan," ujarnya.
Meski demikian, kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang terlibat dalam video tersebut.
Baca Juga : Tragis! Ibu Rumah Tangga Tewas Jadi Korban Perampokan dan Pemerkosaan
"Pelaku yang lain kita masih melakukan pengejaran. Jajaran Opsnal masih di TKP untuk melakukan kegiatan tersebut," pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




