Rabu, 10 Juli 2024 18:57

Wajib Beli Almamater UNM, Pejabat Maki dan Dorong Mahasiswa

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Seorang mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa UNM mendapat perlakuan kasar dari pejabat kampus saat melakukan kritik terkait kebijakan yang memberatkan mahasiswa baru, termasuk kewajiban membeli almamater. @Jejakfakta/Tangkapan Layar
Seorang mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa UNM mendapat perlakuan kasar dari pejabat kampus saat melakukan kritik terkait kebijakan yang memberatkan mahasiswa baru, termasuk kewajiban membeli almamater. @Jejakfakta/Tangkapan Layar

Aliansi Mahasiswa UNM kritik kewajiban beli almamater, SK peninjauan UKT hingga website mahasiswa baru yang sempat eror.

Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Viral video seorang mahasiswa tengah cekcok dengan oknum pejabat Universitas Negeri Makassar (UNM) di dalam kampus. Bahkan mahasiswa mendapat perlakukan kasar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa cekcok tersebut diduga ditengarai soal kritikan terhadap kebijakan wajib pembelian almamater terhadap mahasiswa baru.

Dalam video yang dilihat terlihat seorang mahasiswa mengenakan baju biru tengah berdebat dengan pejabat kampus UNM. Terlihat di dalam video juga, pemuda itu tampak didorong dan dimintai mengeluarkan sebuah kartu Identitas.

Baca Juga : Tingkatkan Nilai Jual Produk, Tim Dosen UNM Dampingi Peternak Lebah Trigona di Palopo

Belakangan diketahui, ternyata seorang mahasiswa bernama Dirga yang kemudian berdebat dengan pejabat UNM tersebut.

Menurut pengakuan Dirga, dirinya salah satu bagian yang menamakan Aliansi Mahasiswa UNM. Saat itu ia hendak ingin menyampaikan secara langsung kepada Rektor atas sejumlah persoalan yang dinilainya bermasalah, salah satunya baju almamater.

"Soal kewajiban beli almamater, SK peninjauan UKT, soal kewajiban kursus mahir dasar (KMD) pramuka di PGSD UNM, soal iuran pengembangan institusi dan website mahasiswa baru yang sempat eror. Itu yang kami mau sampaikan secara baik-baik," jelas Dirga kepada Wartawan, Rabu (10/7/2024).

Baca Juga : Prof Hasmyati Menang Telak di Pilrek UNM Makassar

Sebelum rekaman video itu beredar, ia sempat berdialog dengan Rektor dan beberapa pejabat lain. Namun, belum habis menyampaikan sejumlah masalah tiba-tiba ia dipotong dan dituduh sebagai calo dan bukan mahasiswa UNM.

Tak sampai disitu, ia juga mengaku telah membawa mahasiswa baru yang diduga tidak mampu membeli almamater. Tak lama setelah itu, dirinya dipisahkan dengan teman-temannya lantaran diduga bukan mahasiswa UNM.

"Tapi tiba tiba saya dan teman terkhusus saya di tuduh sebagai calo, buka mahasiswa UNM, makanya di video itu saya dimintai kartu tanda mahasiswa jadi saya diperlihatkan. Saya memang mahasiswa UNM," jelasnya

Baca Juga : Daftar Calon Rektor, Prof Hasmyati Satu-satunya Pendaftar Perempuan dalam Pilrek UNM

"Jadi sambil didorong saya diasuh pisah oleh teman teman disuruh pulang karena di anggap provokator segalanya macam," sambungnya

Sementara itu, Kepala Humas UNM, Burhanuddin yang dikonfirmasi wartawan mengaku tidak punya hak untuk mengklarifikasi terkait viralnya video tersebut.

"Bukan hak saya untuk bicara terkait itu, coba tanya sama yang berkaitan langsung," katanya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Universitas Negeri Makassar #pembelian almamater #Mahasiswa Baru #Aliansi Mahasiswa UNM #SK peninjauan UKT
Youtube Jejakfakta.com