Jejakfakta.com, Makassar -- Ketua Komisi VIII DPR RI, Ashabul Kahfi, melontarkan kritik pedas terhadap Garuda Indonesia terkait pelayanannya yang dinilai bermasalah saat mengangkut jemaah haji tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Kahfi saat menerima kedatangan kelompok terbang (Kloter) 37 Debarkasi Makassar di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Minggu (21/7/2024).

Kahfi mencatat berbagai persoalan, termasuk dua kali kendala teknis pada mesin pesawat, 60 kali penundaan penerbangan (delay), dan kelebihan kapasitas (overload) tenda di Mina.
Baca Juga : Sambut Kepulangan 385 Jemaah Haji, Wabup Gowa Harapkan Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
"Kalau begini terus pelayanannya, bisa saja kita kurangi lagi [kuota Garuda] tinggal 50 ribu aja. Karena kemampuannya hanya segitu," tegas Kahfi.
Ia pun mendesak Garuda Indonesia untuk segera memperbaiki kinerjanya, mengingat minimnya armada pesawat yang dimiliki.
"Makanya kita warning. Alasannya Garuda itu memang tidak mendapatkan pesawat," bebernya.
Baca Juga : Berprestasi, Husniah Talenrang Ditunjuk Jabat Wakil Sekjen DPP PAN
Kritik ini kian diperparah dengan adanya Pansus Angket Haji yang baru dibentuk untuk mengevaluasi pelaksanaan haji tahun ini.
Di sisi lain, Kahfi memberikan apresiasi kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar atas kemajuan pelayanannya yang jauh lebih cepat, dari 7 jam menjadi 2 jam.
Meskipun demikian, masih terdapat 32 jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi dan 3 jemaah lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit dan menunggu evakuasi.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




