Rabu, 02 November 2022 13:32

Jelang 107 Tahun Klub Sepakbola PSM Makassar, Legenda PSM Makassar

Editor : Agass
Penulis : Widya Syadzwina
Create/Jejakfakta
Create/Jejakfakta

107 Tahun Klub Sepakbola PSM Makassar dan Legendanya

Tatkala awal aktif bermain bola, Tjong tidak mendapat restu dari ibunya. Kalau bermain bola, dia selundupkan dulu bajunya ke tempat lain, rumah tetangga. Biasa, dia masih berpakaian sekolah menuju lapangan. Di lapangan baru dia ganti. Ibunya kemudian merestui, karena banyak tetangga yang memberikan pujian setelah melihat penampilan Tjong di bawah mistar. Ibunya merestui setelah Tjong bermain baik.

Perjuangannya untuk masuk ke squad PSM penuh berliku. Ini diakui sendiri oleh Tjong. Tetapi, lain dengan sulitnya masuk ke tim PSM, malah Tjong lebih mudah masuk tim nasional. Dia memperoleh keberuntungan yang langka didapat pemain lainnya. Setelah menjadi pemain PSM, Tjong berlatih keras. Dia sering mengonsumsi obat China untuk memperkuat staminanya. Tidak heran, lapangan Karebosi biasa dia putari antara 20 hingga 30 kali tidak terasa apa-apa.

Baca Juga : PSM Makassar Bangkit, Tekuk Persik Kediri 3-1 dan Dekati Zona Tengah Klasemen

Harry Tjong akhirnya berhasil sukses menjadi penjaga gawang PSM, Timnas Indonesia, dan pelatih yang sukses.

5. M.Basri: dari PSM ke Nasional 


M. Basri, dokpri

Nama M.Basri tidak dapat dilupakan para pecinta PSM,  Dia boleh dikatakan termasuk pemain PSM yang sangat sukses menapak kariernya di lapangan hijau.  Meski namanya tidak semeroket Ramang dan Suwardi, namun Basri boleh disebut sukses sebagai pemain dan pelatih.

Dilahirkan di Makassar, 5 Oktober 1942, Basri termasuk salah seorang pesepakbola PSM yang pernah bermain dengan Ramang. Sebagai pemain junior, dia selalu bangga dan ingin memiliki kemampuan seperti yang dimiliki Ramang. Selaku bintang muda PSM Basri selalu memperoleh support dari Ramang. Soalnya, kalau dia tidak dukung, mana bisa masuk squad PSM.

Baca Juga : Comeback Taktis di Babak Kedua, PSM Makassar Petik Kemenangan Dramatis

Sejarah rekam jejaknya di sepakbola berawal tahun 1960 di MOS Makassar. Setahun kemudian dia bergabung dengan PSM. Pada tahun 1968 dia bergabung dengan Klub Pardedetex Medan. Pada saat inilah, dia sering melanglangbuana melawan kesebelasan asing, baik membawa panji Pardedetx maupun PSSI.

Google.com yang   diunduh  13 Juni 2010 pukul 01.25 memaparkan, Basri memulai kariernya di Klub MOS pada tahun 1961 dan dilanjutkan di klub Pardedetex dan HBS Surabaya. Dia sempat membela timnas di Asian Games 1962. Pada saat itu, Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga se-Asia. Kemudian dia terus tampil pada dua Asian Games berikutnya. Ia juga menjadi bagian timnas saat Indonesia turun di Ganefo (Games of the New Emerging Forces). Pada tahun 1973, Basri pernah memperkuat tim nasional bertarung dalam Pre World Cup di Australia di bawah pelatih Endang Witarsa dan EA Mangindaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PSM Makassar #Legenda #Ulang Tahun #Sepak Bola
Youtube Jejakfakta.com