Sabtu, 21 Desember 2024 16:18

Antisipasi Kebakaran, Jusuf Kalla Dorong Relawan PMI Kampanyekan Pemakaian Energi Secara Tepat

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK),  saat membuka Musyawarah Kerja Propinsi Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Khusus Jakarta di Hotel Tavia Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (21/12/2024). @Jejakfakta/Media PMI
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), saat membuka Musyawarah Kerja Propinsi Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Khusus Jakarta di Hotel Tavia Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (21/12/2024). @Jejakfakta/Media PMI

Relawan PMI harus mengedepankan pencegahan dibanding penanganan setelah bencana.

Jejakfakta.com, JAKARTA -- Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), mengingatkan adanya dua bencana yang menjadi rutinitas dihadapi di wilayah Ibukota Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan dalam sambutannya saat membuka Musyawarah Kerja Propinsi Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Khusus Jakarta di Hotel Tavia Cempaka Putih, Jakarta, Sabtu (21/12/2024).

"Di Jakarta, ada bencana besar yang hampir setiap hari dihadapi, yaitu kebakaran. Kemudian banjir saat musim hujan disamping bencana lainnya," kata JK dalam sambutannya dihadapan puluhan peserta Musyawarah Kerja PMI DKJ.

Baca Juga : Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin Yokohama, Dorong Masjid Jadi Pusat Persatuan Diaspora

Ia menambahkan, bencana kebakaran di Jakarta menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Pasalnya, kebakaran umumnya terjadi di kawasan perumahan padat penduduk dan kumuh. Sehingga yang menderita adalah masyarakat dengan latar belakang yang kurang mampu.

"Jika terjadi kebakaran, yang paling menderita adalah orang miskin. Itu karena 90 persen kebakaran terjadi di kawasan kumuh. Satu kali kebakaran bisa jumlahnya 100 hingga 200 rumah," ujarnya lagi.

Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 ini menilai, terjadinya kebakaran disebabkan oleh pemakaian energi yang tidak tepat. Seperti terjadinya korsleting pada listrik serta penggunaan tabung gas yang keliru.

Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim

"Misalnya korsleting listrik di kios kecil karena beban yang terlalu besar, kemudian lupa mematikan listrik atau alat-alat listrik yang menimbulkan ledakan. atau kurangnya pemahaman masyarakat soal penggunaan tabung gas," sebut JK lagi.

Sehingga ia mengajak relawan PMI untuk mengedepankan pencegahan dibanding penanganan setelah bencana terjadi. Bagi JK, prinsip mencegah jauh lebih baik dibanding melakukan penanganan pasca bencana terjadi.

"Yang kita bisa lakukan adalah berkampanye kepada masyarakat bagaimana penggunaan listrik dan gas elpiji dengan baik. Tentu bekerja sama dengan pemerintah setempat dan instansi terkait seperti PLN dan Pertamina," papar JK.

Baca Juga : Hangatnya Silaturahmi di Rumah JK, Aliyah: Teladan Kebersamaan yang Terus Hidup

"Kita punya ratusan ribu relawan dan jika massif turun ke lapangan melakukan kampanye, saya kira kita bisa mencegah bencana kebakaran di masyarakat hingga 50 persen," imbuhnya optimis.

Selain kebakaran, JK juga menyinggung bencana banjir yang menjadi ancaman tahunan bagi Kota Jakarta. Ia menawarkan kepada pemerintah DKJ untuk terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Jawa Barat untuk sama-sama mencegah terjadinya banjir.

"Soal banjir, itu agak susah kita cegah karena soal perubahan iklim. Namun yang kita bisa lakukan adalah berooordinasi dengan daerah tetangga bagaimana bersama-sama mengupayakan agar air itu tidak lebih bajyak masuk dibanding yang keluar," ujar JK lagi.

Baca Juga : Dari Silaturahmi ke Strategi: Munafri Temui Jusuf Kalla, Bahas Arah Masa Depan Makassar

Lebih jauh, JK juga menyinggung soal pentingnya kejujuran dalam mengelola organisasi sosial seperti PMI. JK yakin, kemampuan menjaga kepercayaan menjadi kunci masyarakat membantu kegiatan-kegiatan PMI.

"PMI itu berada di tengah-tengah. Menerima bantuan atau donasi lalu menyalurkan bantuan kepada yang berhak menerima. Makanya organisasi ini harus kita jaga, tetap akuntable dan terbuka untuk menjaga kepercayaan masyarakat," pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PMI #Jusuf Kalla #bencana kebakaran #Bencana Banjir #Ibukota Jakarta
Youtube Jejakfakta.com