Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Perum Bulog Kantor Cabang Makassar memastikan ketersediaan beras mencukupi untuk kebutuhan masyarakat selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Stok beras Bulog saat ini mencapai 22.700 ton untuk Kota Makassar. Rata-rata penyalurannya mencapai 2.060 ton per bulan.

"Stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan," ujar Karmila, Kepala Bulog Makassar, Karmila Hasmin Marunta, Senin (23/12/2024).
Baca Juga : Tutup Safari Ramadan di Sangkarrang, Munafri Bawa Pesan Kuat: Pelayanan Harus Menjangkau Hingga Pulau
Selain beras, Bulog juga menyediakan gula pasir sebanyak 200 ton, minyak goreng kemasan 8.000 liter, minyak goreng premium 38.000 liter, dan tepung terigu 700 kilogram.
Seluruh komoditas ini siap didistribusikan untuk memastikan kebutuhan masyarakat selama Nataru tetap terpenuhi. "Komoditi lainnya juga, kita masih ada stok dan masih sangat cukup," kata Karmila.
Bulog Makassar juga aktif menggelar Gelar Pasar Murah (GPM) bersama Pemerintah Kota Makassar dan mitra strategis lainnya, seperti Bank Indonesia, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perdagangan.
Baca Juga : Pemkab Lutim Gelar HLM TPID, Bahas Stabilitas Harga dan Pasokan Tekan Inflasi
Program ini diadakan rutin setiap pekan di lokasi strategis, menjelang puncak perayaan Nataru. Pasar murah bertujuan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah meningkatnya permintaan menjelang Nataru.
"GPM setiap minggunya kita ada di 2 sampai 3 titik per harinya," kata Karmila.
Dengan persediaan bahan pokok yang melimpah dan program pasar murah yang terus digiatkan, Bulog optimistis Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dapat berlangsung tanpa hambatan pasokan maupun kenaikan harga yang signifikan.
Baca Juga : Safari Ramadan Berlanjut ke Kepulauan, Munafri Sapa Warga di Barrang Lompo 18 Maret
"Kalau melihat kondisi masyarakat kita saat ini, harapan kita, dengan kondisi stok yang dimiliki Bulog dan beberapa stakeholder distributor lainnya, kita tidak akan mengalami kenaikan harga jelang Nataru ini," katanya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




