Selasa, 21 Januari 2025 07:05

Prosesi Arak-arakan Dewa Cap Go Meh Kembali Digelar di Makassar

Editor : Redaksi
Penulis : Erwin Ijarta
Ilustrasi. Karnaval Budaya Jappa Jokka Cap Go Meh 2023 yang berpusat di sepanjang Jalan Sulawesi, Minggu (5/02/2023). @Jejakfakta/Istimewa
Ilustrasi. Karnaval Budaya Jappa Jokka Cap Go Meh 2023 yang berpusat di sepanjang Jalan Sulawesi, Minggu (5/02/2023). @Jejakfakta/Istimewa

Terakhir dilaksanakan 11 Tahun lalu.

Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Prosesi arak-arakan Dewa Cap Go Meh Imlek 2576 akan kembali digelar oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), pada 2 Februari 2025 mendatang, di Kota Makassar. Prosesi sakral ini terakhir kali dilaksanakan sebelas tahun yang lalu.

Ketua Walubi Sulsel, Henry Sumitomo, mengundang Penjabat Gubernur Sulsel Fadjry Djufry untuk menghadiri prosesi sakral tersebut.

Tahun ini, kata Panitia Cap Go Meh, Miguel Dharmadjie, akan lebih meriah dengan melibatkan 12 klenteng, vihara dan cetiya, dengan barisan total lima ribu orang.

Baca Juga : Silaturahmi Akbar Pemprov Sulsel, Munafri–Aliyah Perkuat Sinergi Lintas Daerah dan Jejaring Kolaborasi

Ini adalah prosesi arak-arakan Dewa dengan jumlah peserta klenteng, vihara dan cetiya terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan prosesi sakral ini.

"Prosesi ini juga akan melibatkan kelompok marching band dari Sekolah Hang Tuah Angkatan Laut dan barisan Bhinneka Tunggal Ika, yang menggambarkan bagaimana keberagaman kita di Nusantara," ungkap Miguel saat bertemu Pj Gubernur Fadjry Djufry, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, (20/1/2025).

Cap Go Meh akan diikuti dari peserta lintas agama dan etnis yang dikoordinir oleh Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Prov. Sulsel.

Baca Juga : Buka Puasa di Festival Cap Go Meh, Munafri Tekankan Makassar Kota Toleran dan Harmonis

"Akan ditampilkan pula tradisi budaya yang ada di Sulsel yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal. Adapun untuk pengamanan prosesi sakral ini akan dibantu dari pihak Kepolisian dan instansi terkait lainnya," lanjutnya.

"Tentunya kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Pj Gubernur supaya dapat melihat bagaimana keberagaman kita yang ada di Sulawesi Selatan, bagaimana kita dapat hidup dalam suatu persatuan di tengah keberagaman. Sesuai tema yang diangkat, yaitu: Kebersamaan dalam Keberagaman Menuju Generasi Emas 2045," harapnya.

Karena ini adalah event tingkat provinsi, kata Miguel, kehadiran Pj Gubernur akan menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap keberagaman masyarakat Sulsel.

Baca Juga : Cap Go Meh dan Ramadan Berpadu, Munafri Tekankan Jaga Toleransi Sebagai Kekuatan Utama

"Prosesi arak-arakan Dewa ini sebenarnya bertujuan untuk memberkahi Kota Makassar. Umat Buddha dan masyarakat Tionghoa ikut mendoakan Kota Makassar agar senantiasa damai, aman, tertib dan kehidupan masyarakat dapat rukun, tenteram dan sejahtera," imbuhnya.

Turut hadir mendampingi Fadjry Djufry dalam pertemuan itu, Asisten III Pemprov Sulsel, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel, Plh Kepala Dinas Perdagangan, dan pejabat Pemprov Sulsel lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemprov Sulsel #imlek 2025 #Cap Go Meh #walubi sulsel
Youtube Jejakfakta.com