Maros, jejakfakta.com – Arus lalu lintas jalan nasional poros Makassar – Bone di Dusun Moncong Jai Desa Rompegading Maros terpantau lancar, Kamis (29/12/22) dini hari.
Pantau jejakfakta pada pukul 00.21 Wita.

“Sudah bisa lewat, air masih mengalir [di badan jalan], hujan,” kata sumber jejakfakta yang baru saja melintas di lokasi bencana longsor tersebut.
Baca Juga : Bupati Irwan dan BBPJN Tandatangani MoU, Tiga Ruas Jalan Nasional di Luwu Timur Segera Dilebarkan
Volume kendaraan yang melintas di poros Maros - Bone ini lengang. Tak ada pelambatan.
Pengendara dari arah Kabupaten Bone ke Makassar mendominasi saat pantauan, arus sebaliknya sepi.
Poros Maros - Bone koordinat Moncong Jai mulai dapat diakses, Rabu (28/12/22) pukul 11.00 Wita, namun dengan cara buka-tutup. Kondisi itu menyebakan pelambatan lalu lintas, antre ribuan kendaraan sepanjang hari kemarin.
Baca Juga : Bupati Luwu Timur dan BBPJN Kementerian PUPR Bahas Pembangunan Gerbang Batas Kota
Pelambatan lalu lintas karena aktivitas evakuasi longsoran yang sempat memutus lalu lintas.
1 Tewas 5 Hilang
Longsor melanda Moncong Jai Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Maros, Selasa (27/12/2022) sekitar pukul 17.30 Wita. Satu warga korban meninggal dunia, lima korban hilang.
Baca Juga : Jembatan Hanyut, Bupati Maros Perintahkan Bantu Warga yang Terisolir di Desa Rompegading

Tim Sar gabungan masih proses pencarian, Rabu (28/12/2022) pagi.
Baca Juga : Hari Ketujuh, Pencarian Korban Tanah Longsor di Maros Dihentikan dan Empat Korban Dinyatakan Hilang
Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulsel, Muhammad Rizal, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/12/2022), menyampaikan, korban meninggal ditemukan tertimbun longsor di dalam rumahnya.
"Korban bernama Ilham (48) ditemukan meninggal oleh tim SAR gabungan yang melakukan pencarian. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Cenrana," kata Rizal.
Lima korban longsor yang dinyatakan hilang adalah Dilla (perempuan, umur 16 tahun), Emi (perempuan, 47), Rimang (perempuan, 80), Adel (perempuan,12), Cellung (laki-laki, 2 tahun).
Baca Juga : Tim SAR Kembali Temukan Satu Korban Tanah Longsor di Maros
"Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap para korban dengan menggunakan alat berat dan alat pendukung lainnya," kata Rizal.
Longsor melanda daerah menyusul curah hujan yang tinggi mengguyur Sulsel dalam beberapa hari terakhir.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




