Kamis, 29 Desember 2022 13:36

Makassar Kirim Bantuan Cari 5 Korban Longsor Maros yang Belum Ketemu

Editor : Herlina
Pencarian korban longsor di Kabupaten Maros, Sulsel. (Dok. Basarnas Sulsel)
Pencarian korban longsor di Kabupaten Maros, Sulsel. (Dok. Basarnas Sulsel)

Pemerintah Kota Makassar mengirimkan satu regu personil beranggotakan enam orang untuk membantu pencarian korban hilang tertimbun tanah longsor di Kabupaten Maros.

Peristiwa tanah longsor terjadi di Dusun Moncong Jai, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (27/12). Akibatnya, enam orang tertimbun namun baru satu yang ditemukan dan lima lainnya masih hilang. 

Pemerintah Kota Makassar pun mengirimkan satu regu personil beranggotakan enam orang untuk membantu pencarian korban hilang tertimbun tanah longsor di Kabupaten Maros.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto menginstruksikan tim Damkar yang turun untuk segera mencari korban yang hilang. Dia juga meminta tim untuk selalu waspada dan menjaga diri dalam masa tugas pencarian yakni selama tiga hari. 

Baca Juga : Irwan Turun Langsung Cek Pemondokan, Pastikan Kafilah Lutim Siap Tampil Maksimal di MTQ Sulsel

“Kami turut berduka atas bencana yang dirasakan warga Cendrana, Kabupaten Maros. Kami mengirim bantuan tenaga untuk sama-sama mencari korban. Ini bentuk kepedulian kita. Satu regu dari Dinas Pemadam Kebakaran ini diberangkatkan sejak tadi malam," kata Danny, Kamis (29/12).

 Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Hasanuddin menjelaskan, pengiriman timnya ini merupakan itikad baik dalam rangka pertolongan korban. 

“Jadi ini tim back up-an yang kami kirim. Selain 6 korban hilang, material dan kendaraan juga banyak yang ikut hanyut. Kita mengirim tim biar cepat ketemu. Takutnya korban bertambah,” jelas Hasanuddin.

Baca Juga : Luwu Timur Jadi Kafilah Pertama Tiba di Maros, Siap Berlaga di MTQ XXXIV Sulsel

"Tim yang dikirim, merupakan tim terbaik yang telah melalui pendidikan khusus diklat sar and rescue. Mereka juga dilengkapi perlengkapan yang dibutuhkan saat di lapangan. Kami kirim enam orang," sambungnya.

Menurut Hasanuddin tim diberangkatkan sejak kemarin. Namun sempat lambat tiba di tujuan dikarenakan akses menuju lokasi masih tertutup material longsor.

Hasanuddin mengatakan semangat timnya ini bukan hanya panggilan jiwa namun juga karena adanya dukungan penuh dari Pemerintah Kota Makassar. “Kita berharap situasi segera kondusif dan tim selalu dalam lindungan-Nya,” pungkasnya. (**)

Baca Juga : Akses Jalan Ditutup Mendadak di Pesantren Darul Istiqamah Maros, Persiapan Pernikahan Terganggu


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Bencana #longsor #Maros #Makassar #Evakuasi
Youtube Jejakfakta.com