Ahad, 11 Mei 2025 13:26

Basarnas Makassar Terjunkan Tim untuk Cari Kakek 72 Tahun yang Hanyut di Sungai Bone

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang petani yang dilaporkan hanyut terbawa arus sungai Pakkasalo di Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sabtu siang (10/5/2025). @Jejakfakta/dok. Basarnas Makassar
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang petani yang dilaporkan hanyut terbawa arus sungai Pakkasalo di Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sabtu siang (10/5/2025). @Jejakfakta/dok. Basarnas Makassar

Korban bersama rombongan petani hendak pulang dan menyeberangi sungai Pakkasalo yang sedang dalam kondisi banjir.

Jejakfakta.com, BONE — Seorang petani berusia lanjut dilaporkan hanyut terbawa arus sungai Pakkasalo di Desa Pattimpa, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sabtu siang (10/5/2025). Korban bernama Masse (72) diduga terseret arus deras saat melintasi sungai sepulang dari ladang menanam jagung bersama rombongan petani lainnya.

Informasi ini pertama kali diterima oleh Basarnas Makassar melalui laporan Babinsa setempat, Iwan Setiawan. Kepala Kantor Basarnas Makassar sekaligus SAR Mission Coordinator, Muh. Arif Anwar, membenarkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 16.00 Wita.

“Begitu menerima informasi, kami langsung memberangkatkan tim Rescuer dari Pos SAR Bone untuk melakukan pencarian di lokasi,” ujar Arif.

Baca Juga : Tragedi Air Bah di Kalimborang Maros, Dua Wisatawan Ditemukan Tewas

Kronologi kejadian bermula saat rombongan petani hendak pulang dan menyeberangi sungai Pakkasalo yang sedang dalam kondisi banjir.

Mirdan (31), salah satu rekan korban yang juga menjadi saksi mata, mengatakan ia sudah lebih dulu menyeberang saat air mulai naik. Korban kemudian menyusul, namun saat berada di tengah sungai, arus semakin deras dan ia tidak mampu bertahan.

Mirdan sempat berupaya menolong, namun korban tak bisa dijangkau dan akhirnya hilang terseret arus.

Baca Juga : Air Bah Sungai Kalimborang Terjang Maros, Dua Wisatawan Hilang Terseret Arus

"Warga sekitar sudah melakukan pencarian secara mandiri, namun hasilnya nihil. Mereka kemudian meminta bantuan Basarnas untuk melanjutkan pencarian secara professional," ujarnya.

Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan segera membagi kekuatan menjadi empat unit pencarian (Search and Rescue Unit/SRU):

  • SRU 1 melakukan pemantauan menggunakan drone sejauh 6 km dari lokasi kejadian menuju arah hilir.
  • SRU 2 menyusuri sungai menggunakan perahu karet (rubber boat) sejauh 6 km.
  • SRU 3 bergerak dengan berjalan kaki dari titik awal sejauh 3 km ke arah hilir hingga ke titik pantau B.
  • SRU 4 melanjutkan pencarian dari titik B sejauh 3 km ke arah hilir dengan metode jalan kaki.

Arif Anwar berharap kerja keras seluruh unsur yang terlibat bisa segera membuahkan hasil. “Kami bekerja sama dengan TNI/Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat. Semoga korban segera ditemukan dalam kondisi terbaik,” pungkasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#basarnas makassar #terseret arus deras #sungai pakkasalo #Bone
Youtube Jejakfakta.com