Kamis, 15 Mei 2025 17:37

BPS Pangkep Canangkan Program "Desa CANTIK" untuk Tingkatkan Tata Kelola Data Desa

Editor : Editor JF
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep menggelar pencanangan program Desa CANTIK (Desa Cinta Statistik) di Ruang Rapat Wakil Bupati Pangkep, Kamis (15/5/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep menggelar pencanangan program Desa CANTIK (Desa Cinta Statistik) di Ruang Rapat Wakil Bupati Pangkep, Kamis (15/5/2025). @jejakfaktacom/Humas Pemda Pangkep

Program Desa CANTIK diharapkan menjadi langkah awal penguatan basis data desa, mendukung kebijakan berbasis bukti untuk pembangunan yang lebih inklusif di Pangkep

Jejakfakta.com - PANGKEP - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pangkep menggelar pencanangan program Desa CANTIK (Desa Cinta Statistik) sebagai langkah strategis meningkatkan pengelolaan data di tingkat desa. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, Asisten Pemda Pangkep, serta Kepala BPS Pangkep Ayub Parlin Ampulembang beserta jajaran, berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Pangkep, Kamis (15/5/2025).

Wakil Bupati Pangkep, Abd Rahman Assagaf, memberikan apresiasi atas inisiatif BPS dalam program pembinaan statistik sektoral dan Desa CANTIK.

"Saat ini, desa dan kelurahan tidak hanya menjadi objek pembangunan, melainkan subjek dan ujung tombak. Oleh karena itu, penguatan tata kelola pemerintahan desa sangat penting, salah satunya melalui identifikasi data kebutuhan dan potensi desa," jelasnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa–BPS Perkuat Desa Berbasis Data, Program Desa Cantik Jadi Kunci Perencanaan Tepat Sasaran

Ia menambahkan, program ini relevan dalam membantu aparatur desa mengelola data secara mandiri dan berkualitas.

"Program Desa Cinta Statistik ini momentum tepat untuk meningkatkan kemampuan aparat desa dalam mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data. Harapannya, ini menghasilkan output konkret yang memperkuat tata kelola pembangunan desa," ujarnya.

Kepala BPS Pangkep, Ayub Parlin Ampulembang, menyatakan bahwa Kelurahan Padoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, ditetapkan sebagai lokasi pencanangan Desa CANTIK tahun ini.

Baca Juga : Pencanangan Desa Cantik, Wabup Puspa: Data Harus Akurat dan Berdampak

"Kegiatan ini merupakan awal sebelum pembinaan, sekaligus mendukung Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo, yaitu membangun dari bawah untuk pemerataan dan pengentasan kemiskinan," ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya data berkualitas untuk evaluasi dan perencanaan pembangunan.

"Data desa yang akurat sangat vital, baik untuk perencanaan di level desa maupun kabupaten. BPS akan membina pengelolaan data profil desa, termasuk penyajian dalam bentuk grafik dan publikasi melalui website statistik," jelas Ayub.

Baca Juga : HUT ke-54 KORPRI: Wakil Bupati Pangkep Tegaskan Komitmen Integritas ASN

Ayub menambahkan, program Desa CANTIK sebelumnya telah dilaksanakan di Desa Kabba dan Desa Taraweang.

"Secara bertahap, kami akan perluas pembinaan ke desa-desa lain agar budaya cinta statistik semakin kuat. Harapannya, desa dapat memanfaatkan data statistik untuk pembangunan yang lebih terarah," pungkasnya.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan basis data desa, mendukung kebijakan berbasis bukti untuk pembangunan yang lebih inklusif di Pangkep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Badan Pusat Statistik #Wakil Bupati Pangkep #Desa Cantik #Abd Rahman Assagaf
Youtube Jejakfakta.com