Jejakfakta.com, PALOPO – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Palopo mendapat perhatian serius dari penyelenggara pemilu pusat. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Muhammad Afifuddin turun langsung ke Palopo untuk memantau persiapan pelaksanaan PSU.
Dalam kunjungannya, Rahmat Bagja menekankan pentingnya PSU sebagai momentum untuk menjaga kredibilitas dan integritas demokrasi. Ia meminta semua pihak terlibat menjaga agar proses pemungutan suara ulang berjalan jujur dan adil.

“Indeks kerawanan Pilkada Kota Palopo menurun jelang PSU. Kita pertahankan kondisi ini agar tidak ada kejadian-kejadian yang melanggar aturan,” ujar Bagja saat pelepasan logistik PSU, Jumat (23/5/2025).
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham: Jabatan Ini Bukan tentang Posisi, tetapi tentang Pengabdian
Bagja juga menyampaikan bahwa Bawaslu bersama kepolisian telah menggelar patroli pengawasan sejak sehari sebelumnya, dan akan terus dilakukan hingga PSU selesai. Langkah ini diambil untuk mencegah potensi pelanggaran, termasuk politik uang.
Sementara itu, Ketua KPU RI Muhammad Afifuddin menyampaikan apresiasi kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Selatan atas dukungan terhadap penyelenggaraan PSU. Ia menjelaskan, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), pelaksanaan PSU diambil alih oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan dari KPU Kota Palopo.
“Kita semua berharap PSU berjalan aman dan kondusif. Siapa pun yang terpilih, itulah yang terbaik dari pilihan rakyat. Mari kita jaga Kota Palopo tetap kondusif,” ujar Afifuddin.
Baca Juga : Munafri Lantik Ribuan RT/RW Secara Serentak, Siap Keroyok Program MULIA
PSU Pilkada Palopo menjadi momen penting dalam memperkuat demokrasi lokal serta ujian bagi semua pihak dalam menjaga integritas pemilu dan stabilitas daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




