Jejakfakta.com, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Sulsel untuk membahas rencana pelaksanaan Pemilihan OSIS Serentak berbasis e-voting di sekolah-sekolah. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Rabu (20/8/2025).
Audiensi ini dihadiri oleh Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, didampingi Kepala Bagian Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Zulkifli, serta sejumlah staf sekretariat. Mereka disambut langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, H. Andi Iqbal Najamuddin.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Iqbal menyampaikan inisiatif Dinas Pendidikan untuk menggelar Pemilihan OSIS Serentak dengan sistem e-voting sebagai upaya memperkuat pendidikan demokrasi di kalangan pelajar.
Baca Juga : Perkuat Pencegahan Sejak Dini, Bawaslu Sulsel Petakan Kerawanan Data Pemilih dan Aktifkan Alumni P2P
“Kami tengah menggagas Pemilihan OSIS Serentak dengan sistem e-voting. Harapan kami, penyelenggara pemilu dapat turut serta merumuskan petunjuk pelaksanaan agar program ini berjalan efektif sekaligus memberi nilai pendidikan demokrasi bagi siswa,” jelas Andi Iqbal.
Menanggapi hal tersebut, Saiful Jihad memberikan apresiasi dan menyebut program ini sebagai langkah inovatif yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi sistem demokrasi.
“Pemilihan OSIS Serentak melalui e-voting merupakan gagasan yang sangat baik. Selain inovatif, program ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pembuat regulasi dalam merumuskan kebijakan pemilu di masa depan,” ujarnya.
Baca Juga : Perkuat Kualitas Demokrasi, Bawaslu Sulsel Gandeng Pascasarjana UKI Paulus untuk Riset Kepemiluan
Saiful juga mengingatkan pentingnya menjaga substansi demokrasi, bukan hanya sekadar aspek teknis.
“Kami berharap program ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai demokrasi. Bahwa pilihan boleh berbeda, namun persatuan tetap harus dijaga,” tegasnya.
Audiensi ditutup dengan kesepakatan untuk menyusun Nota Kesepahaman (MoU) sebagai bentuk tindak lanjut kerja sama antara Bawaslu Sulsel dan Dinas Pendidikan Sulsel.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Siapkan Strategi Cerdas Program 2026 di Tengah Anggaran Terbatas
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk menanamkan pendidikan politik sejak dini, sekaligus memperkuat nilai kebangsaan dan demokrasi di kalangan generasi muda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




