Selasa, 23 September 2025 06:41

Penguatan Posyandu Jadi Fokus Rakornas 2025, Luwu Timur Siap Terapkan Enam SPM

Editor : Redaksi
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Senin (22/09/2025). @Jejakfakta/dok. ikp-humas/kominfo-sp
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, Senin (22/09/2025). @Jejakfakta/dok. ikp-humas/kominfo-sp

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, menyatakan kesiapan daerahnya untuk menerapkan enam bidang pelayanan yang menjadi standar nasional.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Penguatan peran Posyandu menjadi sorotan utama dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri, di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara, pada Senin (22/09/2025).

Rakornas tahun ini mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat” dan dibuka langsung oleh Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian.

Dalam sambutannya, Tri Tito menjelaskan bahwa Rakornas bertujuan untuk memperkuat kelembagaan Posyandu dan memastikan implementasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga : Aini Endis Tekankan Posyandu sebagai Pusat Layanan Sosial Terpadu di Luwu Timur

“Rakornas ini dimaksudkan untuk memantapkan implementasi dan penguatan kelembagaan Posyandu, termasuk peningkatan pemahaman tentang pentingnya nomor registrasi Posyandu, desiminasi Renstra Posyandu ke dalam perencanaan daerah, serta pemberian penghargaan bagi pembina Posyandu provinsi,” ujar Tri Tito.

Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat 99.533 Posyandu dan 18.223 SK pembentukan Posyandu tingkat desa/kelurahan yang telah menerapkan enam SPM. Sebelumnya, mayoritas Posyandu hanya fokus pada bidang kesehatan seperti imunisasi ibu hamil dan balita.

Luwu Timur Siap Terapkan Enam SPM Posyandu

Baca Juga : Pemkot Makassar Perkuat Komitmen Penerapan SPM, Sekda Tekankan Penganggaran Tepat Sasaran

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, menyatakan kesiapan daerahnya untuk menerapkan enam bidang pelayanan yang menjadi standar nasional.

“Kita perlu melakukan pembinaan kepada Posyandu di desa dan kelurahan agar bisa memenuhi enam SPM. Hal ini agar manfaat layanan Posyandu benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas dr. Ani.

Ia juga menegaskan bahwa pelayanan Posyandu tidak hanya terbatas pada bidang kesehatan, tetapi juga mencakup bidang Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Sosial dan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas).

Baca Juga : Pemkot Makassar Gelar Pembinaan Penyusunan Laporan SPM di Jakarta, Dorong Evaluasi dan Akuntabilitas Pelayanan Publik

“Saya berharap seluruh Posyandu di Lutim mampu memenuhi keenam SPM ini secara menyeluruh,” tutupnya.

Rakornas ini turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian selaku Penasehat TP Posyandu Pusat, para ketua Tim Pembina Posyandu provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, serta Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si sebagai salah satu narasumber utama. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Rakornas Posyandu 2025 #Posyandu Luwu Timur #Enam SPM Posyandu #standar pelayanan minimal #dr. Ani Nurbani Irwan #Posyandu Indonesia #Transformasi Posyandu #tp posyandu
Youtube Jejakfakta.com