Selasa, 17 Januari 2023 00:17

Produksi Beras Sulsel Urutan Keempat di Indonesia

Editor : Herlina
Ilustrasi stok beras di gudang Bulog (Dok. Int/jejakfakta.com)
Ilustrasi stok beras di gudang Bulog (Dok. Int/jejakfakta.com)

Keberuntungan di Sulsel, karena produksi beras masih tinggi di akhir tahun 2022, meski faktor cuaca yang dikhawatirkan dapat menganggu.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produksi beras di Sulawesi Selatan pada 2022 surplus hingga 2,08 juta ton atau lebih tinggi dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Imran Jauzi mengungkapkan, produksi beras Sulsel urutan ke-4 di Indonesia. Peringkat itu cukup baik sebab jika dibandingkan dengan provinsi lain yang juga surplus memiliki penduduk yang jauh lebih banyak. Karena itu, kebutuhan beras mereka juga terbilang tinggi.

Produksi beras Sulsel untuk pangan sekitar 3,06 juta ton atau mengalami peningkatan sebanyak 144 ribu ton atau 4,92% dibandingkan produksi beras di 2021 yang sebesar 2,92 juta ton. 

Baca Juga : Ketua PORDI Sulsel Buka Turnamen Domino Wali Kota Cup Palopo 2026, Ribuan Peserta Ramaikan

Imran Jausi mengatakan, keberuntungan di Sulsel, karena produksi beras masih tinggi di akhir tahun 2022 mengingat faktor cuaca yang dikhawatirkan dapat menganggu.

Sehingga, pada tahun 2023 ini, Imran mengakui tetap menargetkan surplus beras. "Keberhasilan yang kita capai di tahun 2022, tentunya kita ingin capai kembali, kita melanjutkan itu tentu supaya bisa mempertahankan," kata Imran, Senin (16/1).

Menurutnya, surplus beras ini didukung faktor lain seperti kualitas bibit yang ditanam, irigasi dan pengendalian hama. "Ada faktor benih, air, program pengendalian dari hama dari segi pengolahan pasca panennya. Selain itu, tentunya harus kuat kelembagaannya," lanjut Imran.

Baca Juga : Mentan Amran Sidak Bea Cukai Karimun, Temukan Ribuan Ton Beras Ilegal: "Ini Pengkhianatan Terhadap Petani!"

Dengan demikian, kebutuhan beras di Sulsel bisa terpenuhi. Imran menyebut kebutuhan beras di Sulsel sekitar 1 juta ton per tahun. Namun produksi tahun 2022 sekitar 3,06 ton yang berarti ada surplus lebih dari 2 ton.

"Pemprov akan memperhatikan penduduk provinsi lain karena kita surplus. Setelah tercapai keterpenuhan di provinsi sendiri, kita harus mengirim ke provinsi lain untuk memenuhi kebutuhan mereka," pungkas Imran. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Surplus #Beras #Sulsel #Bulog #BPS #Badan Pusat Statistik #Pertanian
Youtube Jejakfakta.com