Kamis, 06 November 2025 10:31

Munafri Gagas Bulan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan Makassar

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar, saat membuka Gebyar UMKM Fiesta 2025 yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar di Plaza Mall Ratu Indah, Rabu (5/11/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar, saat membuka Gebyar UMKM Fiesta 2025 yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar di Plaza Mall Ratu Indah, Rabu (5/11/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM melalui program pendampingan, fasilitasi, dan jejaring usaha yang berkelanjutan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menggagas pelaksanaan “Bulan UMKM Makassar” sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dan memperluas daya saing pelaku usaha kecil.

Gagasan tersebut disampaikan Munafri saat membuka Gebyar UMKM Fiesta 2025 yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar di Plaza Mall Ratu Indah, Rabu (5/11/2025).

Baca Juga : Munafri Hadiri Silaturahmi dengan Mensos di Sulsel, Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

“Kegiatan seperti ini sebaiknya tidak hanya berlangsung dua hari. Tahun depan kita dorong agar menjadi Bulan UMKM, berlangsung dua minggu bahkan sebulan penuh,” ujar Munafri.

Munafri menegaskan, pemerintah hadir secara nyata untuk mendukung UMKM naik kelas melalui pendampingan, regulasi, sertifikasi, dan akses permodalan yang berkelanjutan.

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting menjaga stabilitas ekonomi, terutama ketika sektor industri besar mengalami fluktuasi.

Baca Juga : Catut Nama Wakil Wali Kota, Modus Sumbangan Masjid Berujung Penipuan, Warga Makassar Diminta Waspada

“UMKM selalu menjadi motor penggerak ekonomi. Saat industri besar melemah, UMKM justru mampu bertahan dan menumbuhkan ekonomi di berbagai sektor,” jelasnya.

Mantan CEO PSM Makassar itu juga menyoroti pentingnya regulasi dan sertifikasi agar UMKM dapat menembus pasar ekspor. Ia menekankan bahwa sertifikasi laik higienis dan sanitasi wajib dimiliki pelaku usaha makanan dan minuman untuk menjamin kepercayaan konsumen.

Dalam kesempatan itu, Munafri mendorong kolaborasi lintas sektor guna memperkuat jejaring UMKM dan memperluas akses keuangan.

Baca Juga : Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko dan 60 Armada

Ia meminta Dinas Koperasi memperhatikan kemudahan akses perbankan serta memperkuat pendampingan dalam pengelolaan keuangan.

“Pendampingan tidak hanya pada produk, tapi juga manajemen keuangan agar pelaku usaha bisa menata arus kas dan memastikan pertumbuhan usaha yang terukur,” ujarnya.

Munafri juga menilai pentingnya pemberian insentif dan jaminan bahan baku sebagai bentuk stimulus pemerintah bagi pelaku UMKM agar tetap produktif.

Baca Juga : Menuju 10 Besar, 68 Kandidat Rebut Kursi Komisioner BAZNAS Makassar

“Kontinuitas bahan baku harus dijaga. Jangan sampai usaha bagus terhenti karena pasokan tidak stabil,” tegasnya.

Selain kualitas, Munafri menekankan pentingnya inovasi kemasan untuk meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk UMKM.

Ia berharap kegiatan seperti UMKM Fiesta tidak hanya menjadi ajang pameran dan penjualan, tetapi juga wadah pelatihan dan peningkatan kapasitas usaha.

Baca Juga : Efisiensi BBM Jadi Aksi Nyata, Appi Gowes Pagi Pantau Kebersihan Tiga Kecamatan di Makassar

“Produk bagus tapi kemasannya tidak menarik akan sulit bersaing. Kegiatan seperti ini harus disertai pelatihan agar UMKM makin kreatif,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa Gebyar UMKM Fiesta bukan sekadar ajang pameran, tetapi gerakan bersama memperkuat ekonomi masyarakat melalui kolaborasi dan inovasi.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha lokal Makassar mampu bersaing melalui kreativitas dan gotong royong,” ungkap Aliyah.

Ia menambahkan, Pemkot Makassar berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM melalui program pendampingan, fasilitasi, dan jejaring usaha yang berkelanjutan.

“Kami ingin membuka ruang yang lebih besar agar pelaku UMKM naik kelas dan menjadi bagian dari transformasi ekonomi kota yang inklusif,” tuturnya.

Aliyah juga mengajak seluruh pihak menjaga semangat kolaborasi demi mewujudkan Makassar sebagai kota kreatif, produktif, dan berdaya saing.

“Dari UMKM-lah, kemandirian ekonomi daerah bisa benar-benar terwujud,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#UMKM Makassar #Bulan UMKM #Munafri Arifuddin #Aliyah Mustika Ilham #Pemkot Makassar #Ekonomi Rakyat #UMKM Fiesta 2025 #Ekonomi Kreatif #Koperasi dan UKM #Pemberdayaan Usaha Kecil
Youtube Jejakfakta.com