Ahad, 14 Desember 2025 07:27

Tanpa Diskriminasi, Pelayanan Prima RSUD Daya Respons Cepat Layani Pasien Ikram, Tuai Pujian

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Yuni, ibu pengasuh di panti asuhan yang merawat Muhammad Ikram, di RSUD Daya Makassar. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Yuni, ibu pengasuh di panti asuhan yang merawat Muhammad Ikram, di RSUD Daya Makassar. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

RSUD Daya prioritaskan nyawa di atas administrasi.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan publik mulai menunjukkan hasil nyata dan mendapat respons positif dari masyarakat luas.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), Pemkot Makassar menerapkan kebijakan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kemanusiaan, dengan mengutamakan keselamatan nyawa di atas kepentingan administratif.

Meski usia kepemimpinan belum genap setahun, berbagai langkah perubahan dilakukan secara progresif dengan mengedepankan pelayanan prima yang cepat, responsif, dan humanis.

Baca Juga : May Day 2026 di Makassar, Munafri Siapkan Karebosi Jadi Panggung Aspirasi 10 Ribu Buruh

Rumah sakit milik Pemerintah Kota Makassar, RSUD Daya, kini dipandang sebagai fasilitas kesehatan yang benar-benar hadir untuk warga, khususnya mereka yang berada dalam kondisi darurat.

Hal tersebut tercermin dari berbagai unggahan di media sosial yang menuai banyak komentar positif. Warganet memuji perubahan signifikan pelayanan di RSUD Daya yang dinilai lebih sigap, empatik, dan berpihak kepada masyarakat kecil.

Salah satu kisah yang menyentuh dan menjadi perhatian publik adalah pengalaman Muhammad Ikram, seorang anak yatim yang tinggal di Panti Asuhan Al-Muhaimin Makassar. Ikram sempat mengalami kesulitan mendapatkan perawatan medis di beberapa rumah sakit di Makassar.

Baca Juga : Lampu Hijau Stadion Untia Kian Nyata, Penimbunan Ditarget Mulai Tahun Ini

Meski pertolongan datang setelah perjuangan panjang, respons cepat RSUD Daya Makassar menjadi titik balik yang sangat berarti bagi Ikram dan para pengurus panti asuhan.

Kepedulian dan pelayanan tanpa diskriminasi dari manajemen RSUD Daya Makassar kembali mendapat apresiasi. Kali ini, ucapan terima kasih disampaikan oleh Yuni, ibu pengasuh di panti asuhan yang merawat Muhammad Ikram.

Mewakili keluarga dan pihak panti, Yuni tak kuasa menahan haru saat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar, khususnya Wali Kota Munafri Arifuddin, serta jajaran manajemen RSUD Daya yang dinilainya sigap, responsif, dan mengedepankan nilai kemanusiaan.

Baca Juga : Pemkot Makassar Genjot Perubahan Pola Kelola Sampah, Camat-Lurah Diminta Siapkan Solusi per Wilayah

“Terima kasih banyak kepada Pemerintah Kota Makassar dan pihak RSUD Daya yang sudah menolong anak kami dengan cepat dan penuh perhatian. Ikram ditangani dengan baik tanpa dipersulit,” ujar Yuni di RSUD Daya, Sabtu (13/12/2025).

Yuni menjelaskan, Ikram mulai merasakan nyeri di bagian perut pada 21 November lalu, namun tidak berani mengeluh kepada pengasuh. Informasi kondisi Ikram justru disampaikan oleh teman-temannya di panti.

Kondisinya semakin memburuk setelah ditemukan cairan dan gumpalan darah di bagian dada, disertai dugaan gangguan usus akibat penyakit kronis. Dalam kondisi kritis, Yuni bersama pengurus panti berupaya mencari pertolongan medis.

Baca Juga : Janji Munafri-Aliyah Terbukti: 40 Lampu Solar Cell Terpasang di Kepulauan Makassar, Pete-pete Laut Segera Beroperasi

Namun, Ikram sempat ditolak oleh beberapa rumah sakit dengan alasan tidak memiliki kartu BPJS. Bahkan, upaya berobat ke klinik hingga tiga kali pun tidak membuahkan hasil maksimal.

“Yang paling menyedihkan, kami ditanya soal BPJS dan tidak dilayani. Padahal kondisinya sudah sangat membutuhkan pertolongan,” kenang Yuni dengan suara bergetar.

Dalam keputusasaan, Yuni mendapat saran untuk membawa Ikram ke RSUD Daya Makassar. Setibanya di sana, Ikram langsung mendapat penanganan medis tanpa ditanya soal administrasi.

Baca Juga : Munafri Hadiri Silaturahmi dengan Mensos di Sulsel, Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

“Kami langsung dilayani. Tidak ditanya BPJS. Petugas langsung mengambilkan kursi roda, memeriksa kondisi, dan segera menangani,” ungkapnya.

Kisah Ikram kemudian viral di media sosial dan mendapat perhatian luas dari masyarakat. Banyak warganet memuji pelayanan RSUD Daya Makassar yang mengedepankan nilai kemanusiaan.

Saat ini, Muhammad Ikram, siswa kelas III SMP PGRI 4 Makassar, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar. Yuni berharap dukungan doa dari semua pihak agar Ikram segera pulih dan dapat kembali melanjutkan pendidikannya.

Tak hanya Ikram, pelayanan prima RSUD Daya juga dirasakan oleh pasien lain. Muhammad Syarif, salah satu orang tua pasien, mengaku puas atas pelayanan cepat dan responsif yang diterima anaknya usai mengalami kecelakaan.

“Anak saya langsung ditangani tanpa harus menunggu urusan administrasi. Pelayanannya cepat dan sangat baik,” ujarnya.

Pelayanan cepat dan humanis RSUD Daya menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#RSUD Daya Makassar #pelayanan kesehatan #Munafri Arifuddin #RSUD Tanpa BPJS #Anak Yatim Dirawat #Pelayanan Humanis #Pemkot Makassar #Rumah Sakit
Youtube Jejakfakta.com