Jejakfakta.com, BULUKUMBA – Keberadaan rumpon dasar Kasuso mulai menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan hasil tangkapan nelayan. Dalam pemantauan selama empat hari berturut-turut, nelayan mencatat hasil tangkapan yang relatif stabil, dengan dominasi ikan demersal bernilai ekonomi tinggi.
Berdasarkan laporan harian penangkapan ikan pada 31 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, total hasil tangkapan nelayan di sekitar rumpon dasar Kasuso mencapai sekitar 98 ekor dengan estimasi berat 60,3 kilogram, atau rata-rata sekitar 15 kilogram per hari.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Yusli Sandi, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator awal bahwa rumpon dasar berfungsi secara efektif dalam mengumpulkan ikan di perairan setempat.
Baca Juga : DLHK Bulukumba Gelar Dialog dengan Warga Desa Darubiah Bahas Pengelolaan Tahura Bontobahari
“Meski rumpon dasar ini relatif baru dimanfaatkan, hasil tangkapan nelayan sudah menunjukkan tren yang konsisten setiap hari. Ini menandakan bahwa rumpon mulai membentuk habitat dan menarik ikan-ikan target,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, jenis ikan yang tertangkap didominasi oleh kakap merah, kerapu, dan lencam, yang merupakan komoditas utama perikanan tangkap demersal.
Selain itu, turut tertangkap ikan pelagis kecil seperti ekor kuning dan pisang-pisang, yang mengindikasikan mulai terbentuknya rantai makanan di sekitar rumpon dasar tersebut.
Baca Juga : Kapal Pinisi di Atas Gedung Satap, Ikon Baru di Kota Bulukumba
Secara rinci, hasil tangkapan harian tercatat sebagai berikut:
- Rabu, 31 Desember 2025: ±16,3 kg
- Kamis, 1 Januari 2026: ±21,0 kg
- Jumat, 2 Januari 2026: ±12,0 kg
- Sabtu, 3 Januari 2026: ±11,0 kg
Konsistensi hasil tangkapan ini dinilai sangat positif, mengingat waktu operasi penangkapan relatif singkat dan penggunaan alat tangkap ramah lingkungan berupa pancing dasar (hand line).
Menurut Yusli, pemasangan rumpon dasar bertujuan untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan, sekaligus mengurangi tekanan penangkapan di habitat alami serta mendorong praktik perikanan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Baca Juga : Lahan Bandara Wisata Bulukumba Segera Dibebaskan, Pemkab Ajukan Bantuan Rp35 Miliar
“Rumpon dasar membantu nelayan memusatkan aktivitas penangkapan, sehingga waktu, biaya operasional, dan risiko melaut dapat ditekan. Ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya ikan,” jelasnya.
Ke depan, Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pemanfaatan rumpon dasar Kasuso, sekaligus menjadikannya sebagai model percontohan pengembangan rumpon dasar di wilayah lain.
Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus melanjutkan program bantuan rumpon kepada kelompok nelayan. Terbaru, beberapa bulan lalu, Dinas Perikanan Bulukumba menyalurkan bantuan ratusan unit rumpon kepada nelayan di pesisir Kasuso, Desa Darubiah, serta beberapa desa lainnya di Kecamatan Bontobahari. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




