Jumat, 06 Februari 2026 09:48

BPS Catat Tren Kemiskinan di Sulsel Terus Menurun Enam Tahun Terakhir, Andi Sudirman: Hasil Kerja Bersama

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Data penduduk miskin di Sulawesi Selatan per September 2025. @Jejakfakta/Istimewa
Data penduduk miskin di Sulawesi Selatan per September 2025. @Jejakfakta/Istimewa

BPS Sulsel mencatat angka kemiskinan Sulawesi Selatan turun menjadi 7,43 persen pada September 2025, terendah dalam enam tahun terakhir.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat tren kemiskinan di Sulsel terus menunjukkan penurunan signifikan dalam enam tahun terakhir, terhitung sejak 2019 hingga September 2025. Capaian ini menjadi indikator membaiknya kondisi sosial ekonomi masyarakat pascapandemi Covid-19.

Berdasarkan data BPS Sulsel, persentase penduduk miskin pada September 2025 tercatat sebesar 7,43 persen atau setara 685,14 ribu jiwa. Angka tersebut merupakan yang terendah dalam enam tahun terakhir dan menjadi level terendah sejak masa pandemi Covid-19.

Jika ditelusuri ke belakang, pada September 2019 jumlah penduduk miskin di Sulawesi Selatan masih berada di angka 759,58 ribu jiwa atau 8,56 persen. Meski sempat mengalami fluktuasi selama periode pandemi, tren kemiskinan mulai menunjukkan penurunan yang konsisten sejak 2023 hingga 2025, baik dari sisi persentase maupun jumlah penduduk miskin.

Baca Juga : Munafri Hadiri Silaturahmi dengan Mensos di Sulsel, Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

BPS Sulsel juga mencatat adanya penurunan kesenjangan kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Pada September 2025, tingkat kemiskinan di wilayah perdesaan tercatat 9,56 persen, mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya. Sementara itu, tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan berada di angka 5,17 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di perdesaan mulai membuahkan hasil.

Menanggapi capaian tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerja seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, BPS mencatat kondisi Sulawesi Selatan dengan persentase kemiskinan 7,43 persen, menjadi yang terendah dalam enam tahun terakhir,” ujar Andi Sudirman, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga : Wabup Lutim Hadiri Hari Jadi ke-24 Kota Palopo, Perkuat Sinergi Pembangunan Regional

Menurutnya, penurunan angka kemiskinan ini tidak terlepas dari kebijakan pembangunan yang terarah, termasuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor produktif, peningkatan kualitas infrastruktur, ekonomi, dan sosial, serta pelaksanaan program-program yang tepat sasaran.

“Ini adalah wujud kerja kolaborasi di bawah komando Bapak Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran. Mari terus meningkatkan kerja-kerja pembangunan untuk mewujudkan Sulsel Maju dan Berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Dari sisi kualitas kemiskinan, BPS juga mencatat perbaikan pada September 2025 dibandingkan September 2024. Hal ini ditandai dengan semakin menyempitnya jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan serta menurunnya ketimpangan antarpenduduk miskin.

Baca Juga : Survei: 84,9% Warga Dukung Penertiban PKL, Legitimasi Publik Perkuat Langkah Pemkot Makassar

Andi Sudirman pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang berkontribusi dalam capaian tersebut.

“Kami mengapresiasi seluruh tim Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, hingga kepala desa dan lurah, RT/RW, pendamping Program Keluarga Sejahtera, serta seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kemiskinan Sulsel #BPS Sulawesi Selatan #Angka Kemiskinan 2025 #Andi Sudirman Sulaiman #kemiskinan menurun #data bps sulsel #sulsel maju #pengentasan kemiskinan
Youtube Jejakfakta.com