Kamis, 05 Februari 2026 16:28

Kolaborasi Kampus–Pemkot Jadi Kunci, Munafri Libatkan Alumni Unismuh Jawab Tantangan Pendidikan Makassar

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional DPP IKA Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Masa Jabatan 2026–2030 di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis (5/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional DPP IKA Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Masa Jabatan 2026–2030 di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis (5/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong kolaborasi Pemkot Makassar dan alumni Unismuh untuk menghadirkan solusi nyata di sektor pendidikan melalui konsep impactful government.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan komunitas akademik dalam menjawab tantangan pendidikan di Kota Makassar. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional DPP IKA Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Masa Jabatan 2026–2030 di Hotel Aryaduta Makassar, Kamis (5/2/2026).

Munafri menilai, dengan jumlah penduduk Makassar yang mencapai sekitar 1,4 juta jiwa, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri menghadapi kompleksitas persoalan kota. Keterlibatan perguruan tinggi dan alumni menjadi elemen penting untuk menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Persoalan kota tidak cukup ditangani oleh pemerintah semata. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar solusi yang lahir benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” ujar Munafri.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Dampingi Wamen PKP Tinjau Kawasan Kumuh di Tallo, Pemkot Usulkan Hunian Vertikal

Dalam kesempatan itu, Munafri menegaskan arah kepemimpinannya melalui konsep impactful government, yakni pemerintahan yang setiap kebijakannya memiliki dampak nyata, terukur, dan berbasis kajian akademik serta regulasi yang kuat.

Pendidikan Jadi Pintu Masuk Kolaborasi

Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama kerja sama antara Pemkot Makassar dan Unismuh beserta alumninya. Munafri mencontohkan peluang kolaborasi melalui pemanfaatan sekolah dasar Muhammadiyah untuk mengatasi keterbatasan ruang kelas, tanpa mematikan peran sekolah swasta.

Baca Juga : Tahun 2026, Pemkot Makassar Masih Terapkan Moratorium Mutasi ASN

Dalam skema tersebut, Pemerintah Kota Makassar berperan dalam pembiayaan peserta didik, sementara lembaga pendidikan swasta tetap menjalankan fungsi pendidikannya.

“Solusi sosial tidak harus besar, tapi harus berdampak. Di sinilah peran akademisi dan alumni dibutuhkan untuk membedah persoalan secara objektif dan komprehensif,” jelasnya.

Forum Bersama untuk Solusi Kota

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Ajak Warga Perkuat Ukhuwah di Bulan Suci Ramadan

Munafri juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga infrastruktur dan persoalan sosial lainnya. Ia mendorong pembentukan forum-forum bersama antara Pemkot Makassar, Unismuh, dan DPP IKA sebagai ruang diskusi dan perumusan solusi konkret atas persoalan kota.

Ia berharap alumni dan sivitas akademika Unismuh Makassar yang memiliki kompetensi dapat terlibat aktif dalam pembangunan kota, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah.

Di akhir sambutannya, Munafri menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus DPP IKA Unismuh Makassar Masa Jabatan 2026–2030 dan berharap kepengurusan baru ini mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Makassar yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #IKA Unismuh #unismuh makassar #pendidikan Makassar #Impactful Government #Pemkot Makassar #Alumni Unismuh #Kolaborasi Pendidikan
Youtube Jejakfakta.com