Jejakfakta.com - MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan dan pelaku usaha atas komitmen dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Puncak Peringatan Bulan K3 Nasional Provinsi Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu, (18/2/2026). Salah satu penerima penghargaan yang mencuri perhatian adalah IKM Barakka Jaya, sebuah UMKM asal Kabupaten Pangkep yang bergerak di bidang olahan ikan.
Ketua Panitia Peringatan Hari K3 Nasional Sulsel, Jayadi Nas, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Gubernur Sulsel kepada perusahaan yang dinilai memiliki perhatian tinggi terhadap penerapan K3. “Semoga ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua untuk terus menjaga dan memperkuat budaya K3 di lingkungan perusahaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional meliputi Seminar Nasional K3 Era Digital, jalan sehat, donor darah, pemeriksaan kesehatan, hingga puncak upacara yang dihadiri ribuan perwakilan dunia usaha dan serikat pekerja.
Baca Juga : Dianugerahi Satyalancana Wira Karya, Bupati Pangkep: Terima Kasih Bapak Presiden Prabowo
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulsel, A. Darmawan Bintang, menegaskan pentingnya K3 dalam menjaga kinerja produksi dan melindungi lingkungan. “K3 sangat penting untuk menjaga kinerja produksi serta melindungi lingkungan sekitar. Penerapan K3 bukan hanya aturan tertulis, tetapi bentuk perlindungan nyata bagi perusahaan dan para pekerja,” katanya.
IKM Barakka Jaya menjadi satu-satunya UMKM asal Pangkep yang menerima penghargaan dalam kategori Kepedulian Pelaksanaan Perundang-undangan Ketenagakerjaan. Capaian ini dinilai luar biasa karena menunjukkan bahwa usaha lokal dan mikro juga mampu menjalankan standar K3 secara profesional.
“Ini luar biasa. UMKM mampu menerapkan K3 dengan baik. Ini menunjukkan bahwa bukan hanya perusahaan besar, tetapi usaha lokal dan mikro juga bisa menjalankan K3 secara profesional. Kami berharap UMKM lainnya bisa mengikuti,” pungkas Jayadi.
Baca Juga : Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak di Luwu Timur, Wabup Puspawati Dorong Desa Lebih Mandiri
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja tidak hanya milik korporasi besar, tetapi juga dapat diimplementasikan oleh pelaku usaha kecil dan menengah di daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




