Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam menghadiri Safari Ramadan 1447 H/2026 terakhir di Kecamatan Towuti yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Rumah Jabatan Camat Towuti, Kamis (12/03/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, Camat Towuti Amri Mustari, para kepala sekolah, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa kios yang berada di pasar merupakan fasilitas milik pemerintah sehingga tidak diperbolehkan disewakan kepada pihak lain.
Baca Juga : Bupati Luwu Timur Siap Dukung Inovasi Kendaraan Listrik Hasil Karya Anak Bangsa
Ia menekankan bahwa seluruh kios pasar di wilayah Luwu Timur harus dimanfaatkan langsung oleh para pedagang tanpa dipungut biaya sewa.
“Jangan ada lagi yang menyewakan kios di pasar, karena itu bukan kios pribadi, tetapi milik pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat untuk berjualan,” tegas Irwan.
Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat akan mengalokasikan anggaran bantuan untuk pengembangan sejumlah pasar di Luwu Timur. Anggaran tersebut di antaranya sebesar Rp20 miliar untuk Pasar Towuti, Rp9 miliar untuk Pasar Wasuponda, dan Rp9 miliar untuk Pasar Kalaena Kiri.
Baca Juga : UAS Terpukau Keindahan Danau Matano, Bupati Irwan Kenalkan Ikon Wisata Luwu Timur
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan fasilitas perdagangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Irwan juga telah menginstruksikan Camat Towuti bersama Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk melakukan identifikasi terhadap kios-kios di pasar setelah Hari Raya Idulfitri.
“Saya sudah perintahkan camat dan Kadis Koperindag, setelah lebaran agar melakukan identifikasi. Jangan sampai ada lagi yang mempersewakan kios, apalagi mengambil keuntungan dari fasilitas pemerintah,” pesannya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Bupati Irwan berharap silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin, sekaligus menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah daerah. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




