Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Di tengah semangat Ramadan yang penuh berkah, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menunjukkan teladan nyata dalam menunaikan kewajiban keagamaan dengan membayar zakat fitrah secara langsung melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Luwu Timur.
Momen penuh makna tersebut berlangsung di kediaman pribadi Bupati di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kamis (19/3/2026). Didampingi Ketua TP PKK Lutim, dr. Ani Nurbani Irwan, suasana sederhana itu justru sarat pesan moral tentang kepedulian sosial dan tanggung jawab seorang pemimpin.

Aksi Bupati Irwan bukan sekadar menjalankan kewajiban pribadi, tetapi juga menjadi edukasi publik. Ia ingin menegaskan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar tepat sasaran dan memberi manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga : Festival Sungai hingga Konser Artis, HUT ke-23 Luwu Timur Siap Digelar Lebih Meriah
“Ini adalah bentuk komitmen pribadi sekaligus pengingat bagi kita semua, khususnya ASN dan masyarakat yang mampu, bahwa membersihkan harta adalah kewajiban yang mendatangkan berkah bagi daerah kita,” ujar Irwan.
Dalam kesempatan tersebut, Irwan menunaikan zakat untuk 19 orang yang tergabung dalam tiga kepala keluarga (KK). Ia juga membayar fidyah untuk adiknya sebagai bentuk tanggung jawab tambahan dalam ibadah.
Tak hanya itu, Bupati Luwu Timur juga menandatangani surat pernyataan kesediaan untuk pemotongan gaji sebagai zakat penghasilan atau zakat profesi. Langkah ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam mendorong optimalisasi pengelolaan zakat melalui Baznas.
Baca Juga : Bupati Irwan Hadiri Grand Final Duta Wisata Lutim 2026, Ini Daftar Juaranya
Diharapkan, langkah tersebut mampu menginspirasi masyarakat, khususnya para pegawai dan karyawan di Luwu Timur, agar semakin sadar menunaikan zakat melalui lembaga resmi. Dengan begitu, manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas dan tepat sasaran.
Keteladanan ini menjadi penguat bahwa peran pemimpin tidak hanya dalam kebijakan, tetapi juga dalam memberi contoh nyata. Di bulan Ramadan, semangat berbagi dan kepedulian sosial pun diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat. (diolah dari sumber: ikp-humas/kominfo-sp)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




