Jejakfakta.com, Makassar - Banjir rob yang terjadi di Kota Makassar tidak hanya merendam jalan raya, juga berdampak pada fasilitas publik lainnya seperti rumah sakit, sekolah hingga hotel.
Dari pantauan Jejakfakta.com, Senin (13/2/2023) pukul 12.00 wita, air mengalir deras masuk ke ruang lobby Makassar Gonden Hotel (MGH) yang berada di pinggir Pantai Losari Jalan Penghibur Makassar.

Tak hanya itu, dari lokasi yang berdekatan Rumah Sakit (RS) Stella Maris juga terdampak banjir. Bahkan, air masuk ke ruang ICU dan lift terpaksa dimatikan untuk menghindari tegangan arus listrik.
Baca Juga : ASN Luwu Timur Masuk Komcad Sulsel 2026, 8 ASN Resmi Jadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara
Pusat penjualan emas dan oleh-oleh di Jalan Somba Opu juga lumpuh akibat teredam banjir. Demikian juga di Jalan Jenderal Sudirman, air sudah mencapai 1 meter.
Hal yang sama juga terjadi di Jalan Sulawesi, aktivitas perdagangan dan bisnis dilokasi tersebut lumpuh. Tak jauh, di Jalan Ahmad Yani, depan hingga halaman Balai Kota Makassar juga teredam banjir.

Baca Juga : Tinjau Gedung Simpurusiang, Bupati Irwan Tekankan Kualitas Pengerjaan hingga Tahap Akhir
Fasilitas publik lainnya, seperti sekolah juga sudah teredam banjir. SDN Mangkura, SMPN 6 Makassar juga terdampak banjir. Wali Kota Makassar instruksikan kepada semua kepada sekolah untuk meliburkan siswa hari ini.
Sebelumnya, Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel). Kota Makassar diprakirakan akan diterjang hujan deras hingga angin kencang mulai pagi hari ini.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," tulis BMKG dalam keterangannya, Senin (13/2/2023).
Baca Juga : Krisis Air Ancam Layanan RS Mata Makassar, Pemkot–Kemenkes–PDAM Bergerak Cari Solusi Cepat
BMKG memprediksi ada 3 kabupaten/kota di Sulsel yang akan dilanda cuaca ekstrem. Wilayah yang dimaksud, yakni Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Pangkep. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




