Jumat, 24 Februari 2023 10:52

Wali Kota Apresiasi Peningkatan Kinerja PDAM Makassar

Editor : Redaksi
Rapat Koordinasi Pendapatan Tahun 2023 “Menuju Pendapatan Asli Daerah 2 Triliun” di Hotel Mercure Seminyak, Bali, Kamis (23/2/2023).
Rapat Koordinasi Pendapatan Tahun 2023 “Menuju Pendapatan Asli Daerah 2 Triliun” di Hotel Mercure Seminyak, Bali, Kamis (23/2/2023).

“Pendapatan air mengalami peningkatan dari Rp 312 miliar menjadi Rp 325 miliar dan pendapatan non-air dari 11 miliar menjadi 18 miliar," kata Beni Iskandar.

Makassar, jejakfakta.com - Manajemen Perumda Air Minum Kota Makassar mendapat apresiasi dari Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto. Ya, PDAM Makassar dijempol lantaran capaian kinerjanya saat ini meningkat signifikan.

Apresiasi untuk PDAM Makassar terungkap dalam Rapat Koordinasi Pendapatan Tahun 2023 “Menuju Pendapatan Asli Daerah 2 Triliun” di Hotel Mercure Seminyak, Bali, Kamis (23/2/2023).

Dalam kegiatan tersebut, seluruh direksi Perumda Air Minum Kota Makassar hadir dan mempresentasikan pencapaian tahun 2022 serta target di tahun 2023. 

Baca Juga : Krisis Air Bersih Disorot, PDAM Makassar Siaga 24 Jam Benahi Distribusi di Kerung-Kerung hingga Maccini Gusung

Rapat Koordinasi Pendapatan Tahun 2023 “Menuju Pendapatan Asli Daerah 2 Triliun” di Hotel Mercure Seminyak, Bali, Kamis (23/2/2023)

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar, didampingi para direksi lainnya saat pemaparan, menyampaikan pencapaian perusahaan yang dipimpinnya seperti peningkatan cakupan pelayanan dan survek kepuasan pelanggan.

“Akhir tahun 2022, cakupan pelayanan kami telah menyentuh angka 67,16 persen dan tahun 2023 ditargetkan menjadi 70 persen guna bertahap menuju target yang ditetapkan oleh Bapak Wali Kota di angka 85 persen. Untuk kepuasan pelanggan alhamdulillah di 2022 meningkat menjadi 89,34 persen setelah tahun sebelumnya di angka 77,05 persen,” kata Beni Iskandar.

Baca Juga : PDAM Makassar Jadi Rujukan, DPRD Wajo Pelajari Strategi Pengelolaan Air Bersih

Beni tak lupa mengungkapkan, salah satu problem yang dihadapi saat ini adalah masih tingginya angka NRW (non revenue water) yang masih berada di kisaran angka 50 persen. 

“NRW masih tinggi, namun kami optimis tahun ini bisa ditekan ke angka 48 persen bahkan di bawahnya, kami sudah menyiapkan program dengan menggandeng pihak ketiga yang fokus dan berpengalaman soal penurunan NRW," kata Beni.

Beni juga menyampaikan beberapa poin yang akan menjadi terobosan di tahun 2023 untuk meningkatkan seperti, koordinasi dengan lembaga terkait dalam hal meningkatkan cakupan pelayanan dan tekhnologi dalam melaksanakan tugas lapangan pegawainya, serta pembangunan kawasan air siap minum. 

Baca Juga : Munafri Sowan ke Mantan Wali Kota di Momentum Idulfitri, Dari Danny hingga IAS & Andi Herry

Dalam hal pendapatan di tahun 2022, ia juga menyampaikan bahwa semua item mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. 

“Pendapatan air mengalami peningkatan dari Rp 312 miliar menjadi Rp 325 miliar dan pendapatan non-air dari 11 miliar menjadi 18 miliar," kata Beni Iskandar.

Para direksi yang mendampingi Beni adalah Direktur Teknik Asdar Ali, Direktur Umum dan Pelayanan Indira Mulyasari, Direktur Keuangan Satriani Ulfiah Mungkasa, dan Direktur Pengelolaan Air Limbah, Ayman Adnan. 

Baca Juga : Dari Rival ke Mitra: Silaturahmi Hangat Appi–Danny Buka Babak Baru Sinergi Makassar

“Hal tersebut tidak lepas dari kinerja tim kami di lapangan yang efisiensi penagihannya di angka 98 persen dari 95 persen di tahun sebelumnya yang membuat perusahaan mengalami peningkatan laba dari 16 miliar menjadi 27 miliar," kata Beni.

Wali Kota Makassar Danny Pomanto memberikan catatan terlebih pada cakupan pelayanan yang harus menembus angka 85 persen. 

“Jadi harus ada usaha-usaha jelas terkhusus kawasan-kawasan komersial yang akan tumbuh karena salah satu penjaminan pengembangan suatu kawasan adalah air, nanti saat rakorsus tolong diperlihatkan roadmap-nya,” kata Danny Pomanto.

Baca Juga : PDAM Makassar Kebutan Koneksi Pipa Pongtiku, Plt Dirut Hamzah Ahmad Tinjau Pengerjaan hingga Larut Malam

Wali Kota juga menanggapi soal kebocoran air. Menurutnya, harus memenuhi standar di angka kisaran di bawah 20 persen. 

“Saya melihat sudah ada upaya untuk melibatkan pihak ketiga sambil meningkatkan kualitas dan coverage pelayanan," kata Danny Pomanto.

Untuk itu, Wali Kota Danny Pomanto memberikan apresiasi atas kinerja dari para direksi yang diberi amanah olehnya. 

“Selamat untuk PDAM, terus pertahankan terutama kecepatan kerja pada saat pipa-pipa atau sumber air kita mengalami masalah, kompak selalu, dan teruslah menjadi bagian terbaik untuk kota ini," kata Danny Pomanto.

Seusai kegiatan, Beni Iskandar menyatakan bahwa apa yang menjadi catatan dari Wali Kota akan Beni tindaklanjuti bersama timnya.

“Kami para Direksi serta para pegawai akan berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kota ini sebagaimana amanah dari Pak Wali," kata Dirut Beni Iskandar. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#PDAM Kota Makassar #Perumda Air Minum Makassar #Beni Iskandar #Indira Mulyasari #Pendapatan PDAM Makassar #Danny Pomanto
Youtube Jejakfakta.com