Senin, 26 Juni 2023 11:12

Manfaatkan Lahan Tidur, Warga Mariso Hasilkan Rp500 Ribu dari Menanam Cabai

Editor : Nurdin Amir
Warga Masyarakat RT 05/RW 01 Kelurahan Mariso di Jalan Nuri, Lorong 302 panen cabai dan menghasilkan pendapatan sebesar Rp500 ribu per bulannya. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Warga Masyarakat RT 05/RW 01 Kelurahan Mariso di Jalan Nuri, Lorong 302 panen cabai dan menghasilkan pendapatan sebesar Rp500 ribu per bulannya. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Warga Mariso di Jalan Nuri, Lorong 302 panen cabai menghasilkan pendapatan sebesar Rp500 ribu per bulannya.

Jejakfakta.com, Makassar - Warga Kecamatan Mariso berhasil memanfaatkan lahan tidur seluas 50 M persegi untuk menanam cabai. Kini mereka sudah memanen sekitar empat kali dan mendapatkan keuntungan Rp500 ribu perbulannya.

Camat Mariso, Juliaman mengatakan, aksi warganya itu buah dari kekompakan dan upaya mensukseskan program Lorong Wisata (Longwis) termasuk di dalamnya Gerakan Terus Menanam.

Ia mengungkapkan hadirnya program Gerakan Terus Menanam sesuai dengan instruksi dari Menteri Dalam Negeri dalam menghadapi gejolak inflasi yang terjadi beberapa kota di Indonesia dan juga telah dilaksanakan di beberapa lokasi.

Baca Juga : Munafri Gandeng Muhammadiyah, Dorong Solusi Sampah hingga Urban Farming Berbasis Warga

Termasuk di wilayahnya, Kecamatan Mariso tepatnya dilaksanakan oleh Warga Masyarakat RT 05/RW 01 Kelurahan Mariso di Jalan Nuri, Lorong 302.

Olehnya, melalui Program Lorong Wisata, warga masyarakat dengan support Pemerintah Kelurahan Mariso, bersama LPM, RT dan RW dapat memanfaatkan lahan tidur seluas 50 M2, menjadi lahan yang produktif yang disulap menjadi lahan pertanian dan membuahkan hasil.

Kelompok Tani Mandiri yang dibentuk oleh Warga telah melakukan panen cabai. Panen yang baru-baru ini pun merupakan panen keempat. Sekali panen menghasilkan cabai sekira 14 sampai 19 Kg.

Baca Juga : Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Makassar Ajak Warga Hindu Rawat Kerukunan dan Keberagaman

Dari panen itu juga berhasil menghasilkan pendapatan sebesar Rp500 ribu per bulannya.

"Dulunya lahan ini sangat kumuh dan jadi penampungan barang rongsokan. Sekarang telah berubah menjadi lahan perkebunan yang mulai dimanfaatkan pada awal bulan Februari. Dan sekarang sudah dapat dimanfaatkan oleh warga masyarakat," kisah Juliaman, Minggu, (25/06/2023).

Dalam melaksanakan Program Gerakan Terus menanam dan Lorong Wisata, lahan itu, lanjut dia, sudah ditanami berbagai jenis sayuran lainnya, dan dibina serta memperoleh bantuan bibit dan media tanam dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar.

Baca Juga : Jadwal Buka Puasa Kota Makassar Selama Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah

Demikian pula di beberapa Kelurahan dalam Wilayah Kecamatan Mariso, Kelompok Tani yang dibentuk oleh warga terus melakukan aktivitas dalam pemanfaatan lahan utamanya yang berada di Lorong menjadi lahan yang dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, utamanya dalam peningkatan perekonomian masyarakat.

Pihaknya berharap kedepannya agar kegiatan ini terus dipertahankankan serta ditingkatkan guna membantu kehidupan sehari-hari masyarakat dengan melakukan penanaman tanaman yang bermanfaat.

"Mari kita sukseskan program yang telah dicanangkan oleh Wali Kota Makassar," ajaknya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#mariso #lahan tidur #menanam cabai #Lorong Wisata #gerakan terus menanam #tani mandiri #panen cabai #Kota Makassar
Youtube Jejakfakta.com