Senin, 31 Juli 2023 10:09

Menyasar Kelompok Disabilitas, KPU Makassar Mendapat Masukan Terkait Pemilu Akses

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
KPU Kota Makassar bersama PPK Kecamatan Tallo dan Kecamatan Panakkukang melaksanakan sosialisasi tahapan dan partisipasi Pemilu di SLB YAPTI, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu pagi (29/7/2023). @Jejakfakta/dok. KPU Makassar
KPU Kota Makassar bersama PPK Kecamatan Tallo dan Kecamatan Panakkukang melaksanakan sosialisasi tahapan dan partisipasi Pemilu di SLB YAPTI, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu pagi (29/7/2023). @Jejakfakta/dok. KPU Makassar

Disarankan KPU Makassar untuk membentuk Satgas Disabilitas Pemilu.

Jejakfakta.com, Makassar - KPU Kota Makassar bersama PPK Kecamatan Tallo dan Kecamatan Panakkukang melaksanakan sosialisasi tahapan dan partisipasi Pemilu di SLB YAPTI, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu pagi (29/7/2023).

Sosialisasi kali ini mengundang 5 organisasi disabilitas, yakni HWDI Kota Makassar, NPC Kota Makassar, Pertuni Kota Makassar, Gerkatin Kota Makassar dan Permata Kota Makassar.

Hadir sebagai pembicara dari Komisioner KPU Kota Makassar, yakni Endang Sari, Abd. Rahman dan Gunawan Mashar menyampaikan beberapa poin penting terkait Tahapan dan Partisipasi masyarakat disabilitas pada Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

Endang Sari menyampaikan diawal bahwa KPU Kota Makassar ingin mendengar apa masukan yang bisa dilakukan oleh KPU Kota Makassar dalam menyukseskan Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024

"Mengingat kesuksesan Pemilu sangat dipengaruhi oleh kemampuan KPU menghadirkan pemilu akses kepada seluruh peserta pemilu dan warga negara tanpa terkecuali," kata Endang.

Komisioner KPU Kota Makassar, Gunawan Mashar meningatkan kepada kelompok masyarakat disabilitas untuk memilih pemimpin yang dapat mengakomodir hak-hak kelompok difabel yang selama ini masih kurang didengar dan diperjuangkan.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi

"Diingatkan kepada Bapak/Ibu sekalian untuk menggunakan hak pilihnya, memilih yang memperjuangkan kepentingan Bapak/Ibu sekalian, yang memperjuangkan hak-hak disabilitas. Terdapat 18 partai yang menjadi peserta Pemilu. 18 Partai ini silahkan teliti track record nya, teliti partai yang pro dengan kepentingan disabilitas", jelasnya.

Sementara itu, peserta dari NPC Makassar bernama Pak Yosef menyampaikan saran untuk membentuk Satgas Disabilitas Pemilu.

"Di pengalaman 2019 memang masalah akses sangat kurang. kurangnya bimtek PPS dalam menghadapi kaum disabilitas dan masyarakat disabilitas tidak paham soal lokasi TPS apalagi jika jauh, maka sebaiknya dibentuk Satgas Disabilitas Pemilu", tuturnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Harap Kolaborasi Erat dengan Partai Hanura Jelang Pemilu 2024

Sementara peserta perwakilan dari Pertuni mengingatkan tentang perlunya pendataan pemilih disabilitas yang akurat dan penyediaan template untuk pemilih netra di TPS agar bisa menggunakan hak pilihnya.

Menutup sosialisasi hari ini, Komisioner KPU Makassar Abd. Rahman mengatakan Pemilu 2024 kami siapkan menjadi PPK dan PPS untuk menjalankan Pemilu yang inklusif dan aksebilitas.

"Tahun depan karena ini adalah pesta maka semuanya harus senang dan gembira. Kami di tingkat kota hanya sebagai pelaku teknis, yang membuat regulasi di tingkat pusat adalah KPU RI. Kami akan melaporkan harapan ini secara berjenjang dan berusaha menyiapkan PPK dan PPS untuk menjalankan PEMILU yang inklusif dan aksebilitas", tuturnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#KPU Kota Makassar #Sosialisasi tahapan dan partisipasi Pemilu #SLB YAPTI #Masyarakat disabilitas #Pemilu 2024
Youtube Jejakfakta.com