Senin, 12 Februari 2024 20:16

Wapres Tanggapi Film Dirty Vote sebagai Dinamika Politik Pemilu

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Samsir
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin aat memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (12/02/2024). @Jejakfakta/dok. BPMI Setwapres
Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin aat memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (12/02/2024). @Jejakfakta/dok. BPMI Setwapres

Wapres menekankan kepada berbagai pihak terkait, khususnya para pelaksana dan pengawas di lapangan agar terus menjaga proses Pemilu yang berjalan dengan jujur dan adil.

Jejakfakta.com, Jakarta -- Di tengah masa tenang Pemilu 2024, masyarakat khususnya di media sosial dihebohkan munculnya sebuah film dokumenter berjudul Dirty Vote. Film ini dirilis di akun Youtube Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) pada Minggu (11/02/2024) dan hingga kini telah ditonton lebih dari 4,1 juta kali.

Film dokumenter berdurasi 1 jam 57 menit dan dibintangi 3 (tiga) pakar hukum tata negara yakni Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari ini, cukup menghebohkan karena isinya mengungkap potensi kecurangan pada pelaksanaan Pemilu 2024. Film ini pun selain trending di platform media sosial X (Twitter), juga mendapatkan beragam komentar dari masyarakat.

Dalam siaran tertulis, Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa film Dirty Vote itu merupakan salah satu bentuk dinamika politik pada perhelatan Pemilu 2024.

Baca Juga : 6 TPS di Sinjai Bakal Gelar PSU, Ditemukan Pemilih Tidak Tedaftar di DPT

Menurutnya, secara umum film ini menggambarkan keinginan agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan dengan baik, dan pemerintah akan merespons keinginan tersebut.

“Masalah yang (Dirty Vote), saya kira itu dinamika dari politik kita. Saya pikir nanti tentu pemerintah kalau itu sasarannya pemerintah, tentu pemerintah akan memperhatikan suara-suara itu,” tutur Wapres saat memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Senin (12/02/2024).

Sebagai bagian dari aspirasi, menurut Wapres, pemerintah akan merespons dengan baik berbagai masukan yang terkandung dalam film Dirty Vote sebagai upaya mewujudkan Pemilu yang bersih dan bebas dari kecurangan.

Baca Juga : Skrining Kesehatan Tekan Angka Kematian Petugas Pemilu

“Kita harapkan bahwa keinginan-keinginan yang lebih baik itu tentu harus direspons dengan baik pula,” tegasnya.

Lebih jauh, Wapres mengingatkan bahwa yang terpenting saat ini memang bagaimana pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik serta tidak menimbulkan permusuhan dan perpecahan di masyarakat.

“Kita ingin bahwa Pemilu itu akan menambah kebaikan dan memperbaiki keadaan. Jangan sampai Pemilu itu justru malah menimbulkan masalah yang membawa kemunduran kita karena adanya permusuhan antara satu dengan yang lain,” pesannya.

Baca Juga : 54 TPS di Sulsel Berpotensi PSU, Ditemukan Nyoblos Lebih dari Satu Kali hingga Tidak Terdata di DPT

Oleh sebab itu, Wapres menekankan kepada berbagai pihak terkait, khususnya para pelaksana dan pengawas di lapangan agar terus menjaga proses Pemilu yang berjalan dengan jujur dan adil.

“Saya kira semua pihak harus menjaganya, supaya Pemilu ini berjalan dengan baik, jujur dan adil (jurdil), dan di TPS-TPS kan sudah ada pelaksana, kemudian ada juga saksi-saksi, dan semua ikut mengawasi,” terang Wapres.

“Mudah-mudahan tidak terjadi ketidakjujuran [yang digambarkan film Dirty Vote] itu, mudah-mudahan tidak terjadi. Harapan kita semua seperti itu, supaya Pemilu ini berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Baca Juga : Suardi: Petugas KPPS yang Keguguran di Gowa Tidak Tahu Kalau Sedang Hamil

Mendampingi Wapres saat memberikan keterangan pers kali ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Pemilu 2024 #KH Ma'ruf Amin #film Dirty Vote #kecurangan pemilu
Youtube Jejakfakta.com