Kamis, 29 Desember 2022 16:55

Banjir Perumnas Antang Hampiri 2 Meter, Pengungsi Blok 8: Tidak Ada Lagi Bantuan Pemerintah

Editor : Ilham Mangenre
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Tim DMC IKA Teknik Unhas turut mengevakuasi korban banjir di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, Rabu (28/12/22). (DMC IKA Teknik Unhas/Nasruddin Azis).
Tim DMC IKA Teknik Unhas turut mengevakuasi korban banjir di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, Rabu (28/12/22). (DMC IKA Teknik Unhas/Nasruddin Azis).

“Ini hari keenam dan belum ada dari Dinsos yang datangi kami, mungkin bosanmi layani kami, ibu lurah saja hari pertama ji datang, pak RW juga baru datang itu pas adapi warga mau menikah di masjid, ini indomi dan beras dari sumbangkan bulan lalu, bulan 11 itu, jadi kami ini pribadi dari teman teman luar juga yang kasi, kalau Dinas Sosial tidak ada mungkin dia sudah lelah," tutur Hamzir.

Makassar, jejakfakta.com – Banjir yang merendam Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, memasuki hari keenam, Kamis (29/12/22). Korban banjir yang mengungsi menyoa kurangnya bantuan pemerintah.

Koordinator Lapangan BPBD Makassar, Akbar, mengatakan, ketinggian banjir luapan sungai Tallo ke permukiman Perumnas Antang bertambah pada Rabu (28/12/200) pukul 17.00 Wita, kenaikan naik 20 - 40 sentimeter.

“Sekarang kondisi kalau masuk blok 8 [Perumnas Antang] sampai hampir 2 meter atau 1,20 meter, kalau di blok 10 itu hanya 1,5 meter, kalau di Kelurahan Tamangapa 2,5 meter,” tutur Akbar kepada jejakfakta, Kamis (29/12/22).

Baca Juga : Puluhan Tahun Langganan Banjir, Pemkot Makassar Perbesar Box Culvert dan Normalisasi Drainase di Manggala

Data terbaru BPBD, warga Perumnas Antang yang mengungsi 1.781 jiwa. Pengungsian di dalam wilayah Manggala.

“Warga belum ada yang bisa kembali, namun yang di titik pengungsian masih ada 441 kepala keluarga, jumlah jiwa 1781," kata Akbar.

Pengungsi: Belum Ada Bantuan

Baca Juga : Wali Kota Munafri Tinjau Langsung Pengungsi di Blok 10 Antang Tengah Malam

Hamsir, pengungsi asal Blok 8 Perumnas Antang yang ditemui jejakfakta, Kamis (29/12), mengatakan, belum ada bantuan dari Dinas Sosial Makassar sejak hari pertama banjir hingga saat ini khusus untuk pengungsi Blok 8.

"Tidak ada bantuan dari Dinas Sosial, itu ada ji perahu yang disumbangkan tapi perahu lima tahun lalu, sekarang ini tidak ada lagi bantuan dari pemerintah semua lari di blok 10, kami juga heran ,di sana memang banjir tapi tidak parah, di sana satu meter, di sini kami dua meter,” kata Hamsir kepada jejakfakta.

Selama ini, lanjut Hamsir, pengungsi Blok 8 di masjid hanya mendapat bantuan dari pribadi warga.

Baca Juga : Munafri Turun ke Antang, Siapkan Jurus Komprehensif Akhiri Banjir Tahunan di Blok 10

“Ini hari keenam dan belum ada dari Dinsos yang datangi kami, mungkin bosanmi layani kami, ibu lurah saja hari pertama ji datang, pak RW juga baru datang itu pas adapi warga mau menikah di masjid, ini indomi dan beras dari sumbangkan bulan lalu, bulan 11 itu, jadi kami ini pribadi dari teman teman luar juga yang kasi, kalau Dinas Sosial tidak ada mungkin dia sudah lelah," tutur Hamzir.

Hingga berita ini ditulis, jejakfakta belum mendapatkan konfirmasi terkait bantuan pemerintah kepada pengungsi Blok 8 Perumnas Antang.

Banjir merendam Perumnas Antang sejak Sabtu (24/12/22). Sejak itu, warganya mengungsi ke berbagai lokasi dalam wilayah Manggala. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Banjir di Antang Manggala #Perumnas Antang #Blok 10 Antang #Blok 8
Youtube Jejakfakta.com