Kamis, 01 Mei 2025 09:17

Wali Kota Munafri Minta Peran FKUB Makassar, Sinergitas Jaga Toleransi dan Keberagaman

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Munafri Arifuddin menghadiri Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar, periode 2025-2029 di Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (30/4/2025) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Munafri Arifuddin menghadiri Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar, periode 2025-2029 di Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (30/4/2025) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Meningkatkan peran FKUB Kota Makassar dalam mengelola keberagaman dan pemeliharaan kerukunan umat beragama.

Jejakfakta.com, MAKASSAR - Munafri Arifuddin menghadiri Pelantikan dan pengukuhan Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar, periode 2025-2029.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tokoh masyarakat, tokoh agama. Berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (30/4/2025) malam.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan dengan kehadiran FKUB bisa bersinergitas dengan Pemerintah Kota dalam konteks lebih luas.

Baca Juga : Kado Hardiknas 2026, Munafri Tingkatkan Insentif Guru dan Fasilitas Siswa di Makassar

Baik dalam kebijakan pemerintahan, maupun mengatasi masalah sosial di masyarakat.

"Kami menyampaikan rasa bangga dengan dikukukanyan pengurus FKUB ini. Tentu tugas organasisasi lintas agama ini bisa mengurangi tugas Pemerintah kaitan persoalan sosial masyarakat," ujar Munafri.

Ketua DPD II Golkar Makassar itu berharap, adanya pengurus FKUB menjadi wadah keharmonisan antar umat beragama dapat terjaga.

Baca Juga : Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional, Munafri Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

Menurutnya, FKUB dapat lebih inovatif dalam menjalankan tugas dan fungsi kontrol, guna meningkatan persatuan kerukunan umat beragama di Kota Makassar.

Oleh sebab itu, Ketua IKA Fakultas Hukum Unhas terpilih itu berpesan agar FKUB bisa memberikan edukasi pada masyarakat terkait isu-isu yang muncul kapan saja.

"Kami berharap dengan adanya FKUB ini, berperan aktif ketika ada hal yang berkaitan agama. Apalagi jika timbul persoalan yang sensistif," imbuh Appi

Baca Juga : Munafri Genjot Urban Farming dari Lorong ke Kota, Targetkan Makassar Mandiri Pangan

"Saya yakin dan percaya bahwa orang tua kami yang tergabung dalam kepengurusan FKUB ini, bisa membantu kami Pemerintah Kota dalam mengatasi dan meredam persoalan kedepan," lanjut Munafri.

Mantan Bos PSM itu menekankan bahwa Pemerintah Kota Makassar, sangat membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang intens dengan FKUB untuk menjaga harmonisasi di tengah masyarakat.

Munafri meyakini bahwa kehadiran pengurus baru FKUB Kota Makassar, akan dapat meningkatkan peranannya dalam mengelola keberagaman dan pemeliharaan kerukunan umat beragama.

Baca Juga : Krisis Air Utara Makassar: Direksi Baru PDAM Tancap Gas, Distribusi Dikebut Jelang Kemarau

"Pemerintah Kota siap bekerja sama dengan semua pihak untuk memelihara keharmonisan dan toleransi antar umat beragama di Kota Makassar," tegas Appi.

Apalagi kata dia, FKUB adalah lembaga yang penting dan strategis, yang mempunyai tugas yang berat, yaitu mengelola keberagaman dan pemeliharaan kerukunan umat beragama di Kota Makassar.

Dengan adanya pengurus FKUB ini mengambil peran strategis dalam mencari solusi terbaik dan memberikan saran masukan untuk Pemrintah dalam menjalankan tugas pembangunan.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Panggung Nasional, Pembukaan MTQ KORPRI 2026 Ditarget Spektakuler di Karebosi

"Jika kita berjalan beriringan, maka Pemrintah Kota tetap merasa hadir di tengah-tengah masyarakat bersama FKUB mencegah segala hal yang terjadi," sebut Appi.

Ia perpesan kepada pengurus FKUB yang baru untuk mendedikasikan peran serta pengabdiannya senantiasa memberikan pelayanan kepada masyarakat dan merawat umat dalam kehidupan di tengah tantangan dan hambatan pada masa sosial.

Disebutkan, pengurus FKUB memiliki tanggungjawab besar, baik persoalan kecil maupun besar, di tingkat Kota maupun Kecamatan.

Dengan besarnya tanggungjawab mampu berbuat baik dan adil dalam menangani problem sosial.

"Bukan hanya persoalan yang besar baru FKUB hadir, tapi justru FKUB hadir untuk mencegahan. Supaya tidak terjadi hal yang kita tidak inginkan bersama," tuturnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #FKUB Kota Makassar #kerukunan umat beragama #Pemkot Makassar
Youtube Jejakfakta.com