Jejakfakta.com, MAROS – Setelah dua hari pencarian, jasad Andi Marshanda Tri Arianti (20), mahasiswi Program Studi Agribisnis angkatan 2022, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa (13/5/2025) petang. Ia sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Savana, Dusun Pattenea, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.
Marshanda ditemukan sekitar lima kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan terseret arus luapan sungai saat bermain air. Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Makassar, relawan, dan warga setempat.

“Korban ditemukan pada petang hari, di hari kedua pencarian, sekitar lima kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang. Kami menerima informasi dari warga yang melihat keberadaan korban, lalu segera melakukan evakuasi,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan.
Baca Juga : Membanggakan! Belasan Siswa MAN Pinrang Lulus PTN Lewat Jalur UTBK-SNBT 2026
Sultan menjelaskan bahwa upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai sejauh 2,5 kilometer dari hilir menggunakan metode body rafting dan pencarian di darat. Usai ditemukan, jasad Marshanda langsung diserahkan ke Puskesmas Tompobulu, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Lebih lanjut, pihak Basarnas mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam melakukan aktivitas wisata, terutama yang berkaitan dengan air.
“Kami mengingatkan agar wisatawan dan warga berhati-hati, terutama di musim dengan cuaca yang tak menentu seperti sekarang. Kondisi sungai bisa berubah drastis dan sangat berbahaya,” tegas Sultan.
Baca Juga : “Suara Muda untuk Nusantara”, Siswa MAN Pinrang Gaungkan Nasionalisme Lewat Seni Budaya
Sebelumnya, Marshanda dilaporkan tenggelam pada Senin (13/5/2025) saat sedang bermain air bersama teman-temannya. Kejadian ini langsung dilaporkan sebagai kondisi darurat ke Basarnas Makassar.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




