Jejakfakta.com, MAKASSAR – Respons cepat dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kembali membuahkan hasil positif.
Sebanyak lima orang nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan Barrang Lompoa akibat kerusakan mesin kapal berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar pada Kamis, 1 Januari 2026, malam.

Peristiwa tersebut bermula dari laporan warga yang masuk ke BPBD Kota Makassar terkait sebuah kapal nelayan yang mengalami gangguan mesin di tengah laut.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Pastikan Korban Kebakaran Tallo Tak Terabaikan, Fokus pada Pemulihan 90 KK
“Menindaklanjuti laporan tersebut, kami langsung merespons cepat dengan mengerahkan tujuh personel TRC ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi,” jelas Kepala BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli, Jumat (2/1).
Ia menjelaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan dimulai sekitar pukul 18.30 WITA. Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena dilakukan pada malam hari dengan kondisi ombak laut yang tinggi serta jarak pandang yang terbatas.
Namun, berkat koordinasi yang baik, pengalaman, serta kesiapsiagaan personel, tim berhasil menemukan kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin dan mengevakuasi seluruh penumpangnya.
Baca Juga : BPBD Makassar Daftarkan SIGAP PESISIR ke IGA 2026, Pangkas Waktu Respons Bencana dari 90 Menit Jadi 15 Menit
“Kelima nelayan berhasil dievakuasi dalam kondisi aman dan selamat, kemudian dibawa ke daratan Kota Makassar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” tutur Fadli.
Lebih lanjut, Fadli menegaskan bahwa keberhasilan operasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen BPBD dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan perlindungan masyarakat.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Dalam situasi darurat, negara harus hadir. BPBD Kota Makassar akan selalu siap bergerak kapan pun dan dalam kondisi apa pun untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus Cetak 23 Ribu Relawan Kebencanaan, Perkuat Respons Darat, Laut, dan Pesisir
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, agar lebih waspada sebelum melaut. Menurutnya, penting untuk selalu memantau kondisi cuaca serta memastikan kelayakan kapal dan mesin guna menghindari kejadian serupa.
“Kami mengajak para nelayan untuk memperhatikan prakiraan cuaca, memeriksa kondisi kapal sebelum berangkat, serta segera melapor apabila mengalami keadaan darurat di laut,” imbuhnya.
BPBD Kota Makassar memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan, kapasitas personel, serta kecepatan respons dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan, khususnya di wilayah pesisir dan perairan, sebagai bagian dari upaya perlindungan keselamatan warga.
Baca Juga : PDAM Makassar Pastikan Layanan Air Masih Aman, Prediksi 30 Hari Disebut Skenario Kemarau Ekstrem
Aksi penyelamatan ini kembali menegaskan peran BPBD Kota Makassar sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi keselamatan warganya di tengah kondisi cuaca laut yang berisiko.
Usai diselamatkan, para nelayan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BPBD Kota Makassar serta Pemerintah Kota Makassar atas respons cepat yang diberikan. Mereka juga menitipkan salam dan apresiasi kepada pimpinan BPBD dan Wali Kota Makassar karena kehadiran petugas BPBD dinilai sangat membantu dan menyelamatkan nyawa mereka.
Salah satu korban menceritakan detik-detik mencekam saat kapal mereka mengalami kerusakan mesin di tengah laut.
Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Jadi Garda Terdepan Tangguh Bencana
“Kami sedang memancing, tiba-tiba mesin perahu rusak. Kami terombang-ambing di tengah laut dengan ombak yang tinggi. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi jika BPBD tidak cepat datang menolong kami,” ungkapnya.
Diketahui, salah satu dari lima nelayan yang dievakuasi merupakan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Data Nelayan yang Dievakuasi (Aman dan Selamat):
- Muh. Ruslan Kadir (58), Jl. Maccini Gusung, Setapak 8 No. 5 Makassar
- Nasir (58), Jl. Lure No. 59, Makassar
- Subhan (56), Maccini Gusung, Makassar
- Abdullah (25), Maccini Gusung, Makassar
- Dwi (31), Maccini Gusung, Makassar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




