Kamis, 17 September 2026 19:26

Bukan Sekadar Tempat Baca, Perpustakaan Desa Lutim Didorong Jadi Ruang Aktivitas Warga

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Kabupaten Luwu Timur. Visitasi terakhir berlangsung di Kecamatan Towuti, Kamis (17/9/2026), dengan menyambangi dua perpustakaan desa, yakni Perpustakaan Jendela Dunia di Desa Tokalimbo dan Perpustakaan Pustaka Loeha di Desa Loeha. @Jejakfakta/dok. IST.
Penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Kabupaten Luwu Timur. Visitasi terakhir berlangsung di Kecamatan Towuti, Kamis (17/9/2026), dengan menyambangi dua perpustakaan desa, yakni Perpustakaan Jendela Dunia di Desa Tokalimbo dan Perpustakaan Pustaka Loeha di Desa Loeha. @Jejakfakta/dok. IST.

Visitasi Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Luwu Timur 2026 rampung. Tim juri segera menggelar pleno untuk menentukan pemenang.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Kabupaten Luwu Timur 2026 telah memasuki tahap akhir. Setelah melakukan visitasi di 11 kecamatan, tim juri kini bersiap menetapkan perpustakaan yang dinilai paling mampu mengembangkan layanan literasi dan kegiatan masyarakat.

Visitasi terakhir berlangsung di Kecamatan Towuti, Kamis (17/9/2026), dengan menyambangi dua perpustakaan desa, yakni Perpustakaan Jendela Dunia di Desa Tokalimbo dan Perpustakaan Pustaka Loeha di Desa Loeha.

Kegiatan tersebut menjadi rangkaian terakhir penilaian yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur terhadap perpustakaan desa/kelurahan yang diusulkan dari 11 kecamatan.

Baca Juga : Bukan Sekadar Lomba, PKK Luwu Timur Dorong Pangan Lokal Jadi Menu Sehat Keluarga

Namun, penilaian tidak semata-mata berfokus pada kelengkapan fasilitas. Tim juri juga melihat sejauh mana perpustakaan mampu menghadirkan kreativitas, inovasi, serta layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Konsep tersebut mendorong perpustakaan desa untuk tidak berhenti sebagai tempat membaca atau meminjam buku. Perpustakaan diharapkan berkembang menjadi ruang berbagai aktivitas yang dapat mendukung pendidikan, kreativitas, pengembangan kapasitas, dan kegiatan literasi warga.

Setelah seluruh proses visitasi selesai, tim juri selanjutnya akan menggelar rapat pleno untuk membahas hasil penilaian seluruh peserta.

Baca Juga : Festival Literasi Lutim 2026, Ribuan Anak Diajak Jatuh Cinta pada Buku Sejak Dini

Hasil pleno akan menjadi dasar penetapan pemenang melalui keputusan dan dituangkan dalam berita acara sebelum diumumkan kepada seluruh peserta.

Kepala Bidang Perpustakaan DPK Luwu Timur, Suliati, mengatakan lomba tersebut tidak hanya bertujuan mencari perpustakaan terbaik, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong desa lebih serius mengembangkan perpustakaan.

“Kami berharap perpustakaan desa mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat, menyediakan koleksi dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan, serta menciptakan berbagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat bagi anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Suliati.

Baca Juga : Koperasi Merah Putih Mulai Bergerak di Luwu Timur, Wabup Puspawati Dorong Desa Lebih Mandiri

Menurutnya, lomba juga menjadi bentuk apresiasi terhadap perpustakaan desa yang telah aktif memberikan layanan serta menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi bagi masyarakat.

Suliati berharap perpustakaan yang nantinya keluar sebagai pemenang tidak berhenti pada pencapaian dalam kompetisi.

“Harapannya, bagi perpustakaan yang menjadi pemenang, capaian ini tidak menjadi akhir, tetapi menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan menjadi contoh bagi perpustakaan desa lainnya,” katanya.

Baca Juga : Respons Cepat Aduan Warga, Bupati Luwu Timur Tinjau Kebocoran Masjid Islamic Center Mahalona

Sementara bagi perpustakaan yang belum meraih juara, hasil penilaian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek yang masih perlu diperbaiki dan dikembangkan.

“Sedangkan bagi perpustakaan yang belum menjadi pemenang, kami berharap tetap bersemangat dan terus melakukan perbaikan. Hasil penilaian ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat apa saja yang masih perlu ditingkatkan,” pungkas Suliati.

Dengan berakhirnya visitasi, perhatian kini beralih pada hasil pleno tim juri yang akan menentukan perpustakaan desa/kelurahan terbaik dalam ajang tingkat Kabupaten Luwu Timur 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#perpustakaan desa #lomba perpustakaan desa #Perpustakaan Luwu Timur #DPK Luwu Timur #lomba perpustakaan desa #Literasi #Perpustakaan Desa Terbaik #Perpustakaan Jendela Dunia #Perpustakaan Pustaka Loeha #Towuti #Desa Tokalimbo #desa loeha
Youtube Jejakfakta.com