Selasa, 03 November 2026 10:39

Festival Bulan Budaya Makassar Libatkan 400 Penari dan 38 UMKM, Seniman Beri Apresiasi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Festival Bulan Budaya yang berlangsung di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 itu berhasil menyediakan ruang ekspresi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Festival Bulan Budaya yang berlangsung di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 itu berhasil menyediakan ruang ekspresi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Festival Bulan Budaya Makassar mendapat apresiasi seniman. Kegiatan ini melibatkan 400 penari, puluhan kelompok seni, dan 38 UMKM.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Festival Bulan Budaya yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Kebudayaan mendapat apresiasi dari kalangan seniman dan budayawan. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 itu dinilai berhasil menyediakan ruang ekspresi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Salah satu apresiasi datang dari seniman Dian Ekawati. Festival tersebut dinilai mampu menghadirkan ruang yang luas bagi pelaku seni untuk menampilkan karya sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Makassar, Andi Patiware, mengatakan Festival Bulan Budaya merupakan agenda tahunan untuk memperingati Hari Kebudayaan Nasional yang jatuh setiap 17 Oktober. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar.

Baca Juga : Sambut HUT Makassar ke-419, Pemkot Percepat Program Bedah Rumah untuk 419 Warga

"Festival Bulan Budaya ini merupakan program rutin tahunan yang dikhususkan untuk memperingati Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober. Kegiatannya juga dirangkaikan dengan HUT Kota Makassar," ujar Andi Patiware saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).

Festival Bulan Budaya yang berlangsung di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 itu berhasil menyediakan ruang ekspresi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Menurutnya, apresiasi dari para pelaku seni dan budaya tidak terlepas dari upaya pemerintah kota dalam menyediakan ruang berekspresi. Tahun ini, festival melibatkan ratusan penari, sanggar seni, grup musik, hingga pelaku industri kreatif melalui kegiatan wedding showcase.

Baca Juga : Perumda Terminal Disulap Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Appi Bidik Investasi Swasta Lebih Luas

"Mereka mengapresiasi karena sudah diberikan ruang berekspresi yang begitu besar dan luas. Kegiatan kemarin memberikan dampak langsung kepada para pelaku seni dan budaya," ungkapnya.

Patiware merinci, sekitar 400 penari dari berbagai kelompok usia dilibatkan dalam pementasan tari kolosal dan perlombaan. Peserta tersebut berasal dari kalangan pelajar, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Rangkaian perlombaan telah dimulai sejak Jumat, sedangkan puncak kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, dengan pusat kegiatan di kawasan Anjungan Pantai Losari.

Baca Juga : Komisi A DPRD Makassar Bidik Penjualan Miras Online, Perda 2014 Disiapkan untuk Diganti

Ke depan, Disbud Makassar berkomitmen mengevaluasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat maupun pelaku seni.

"Ke depannya, sesuai arahan pimpinan, bagaimana Festival Bulan Budaya ini bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat luas, khususnya para pelaku seni dan budaya," pungkasnya.

Festival Bulan Budaya yang berlangsung di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 itu berhasil menyediakan ruang ekspresi sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Baca Juga : 31 Tenant UMKM Ramaikan Sunday Market, Makassar Hadirkan Destinasi Wisata Belanja Baru

Festival Berdampak pada Seni, Pariwisata, dan UMKM

Festival Bulan Budaya tidak hanya menjadi ruang pertunjukan dan pelestarian seni tradisional, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Selama dua hari penyelenggaraan, kegiatan ini melibatkan ratusan seniman dan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Berdasarkan rekapitulasi kegiatan, sebanyak 400 pelajar mengikuti lomba tari tingkat SD dan SMP pada hari pertama. Masing-masing jenjang pendidikan menyumbangkan 200 peserta.

Baca Juga : Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Tawarkan Kolaborasi hingga Akses Makassar Creative Hub

Selain itu, kegiatan adat seperti penampilan Okkio Bunting melibatkan 10 peserta. Pada hari kedua, festival menghadirkan pertunjukan seni tradisional Akkorong Tigi dengan keterlibatan 17 orang.

Panggung hiburan juga dimeriahkan penampilan grup musik. Sebanyak 10 personel tampil pada hari pertama dan 16 personel pada hari kedua.

Keterlibatan sanggar seni juga cukup besar. Tercatat sebanyak 125 orang terlibat pada hari pertama dan 78 orang pada hari kedua. Partisipasi tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai komunitas seni lokal dalam memeriahkan festival.

Libatkan 38 Pelaku UMKM

Dampak festival juga dirasakan sektor ekonomi kerakyatan. Sebanyak 38 pelaku UMKM dilibatkan selama dua hari penyelenggaraan.

Mereka mendapatkan ruang untuk memamerkan sekaligus memasarkan produk melalui stan yang disediakan di area kegiatan. Kehadiran pelaku UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan kegiatan kebudayaan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dari sisi kunjungan, Festival Bulan Budaya juga menarik perhatian masyarakat. Berdasarkan rekapitulasi panitia, jumlah pengunjung dan partisipasi masyarakat selama dua hari penyelenggaraan mencapai ribuan orang.

Dengan keterlibatan seniman, pelajar, komunitas budaya, dan pelaku UMKM, Festival Bulan Budaya diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga ruang pengembangan ekosistem seni, pelestarian tradisi, dan penguatan ekonomi lokal. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Festival Bulan Budaya Makassar #Pemkot Makassar #Dinas Kebudayaan Makassar #Andi Patiware #Dian Ekawati #Seniman Makassar #Hari Kebudayaan Nasional #Festival Budaya Makassar 2026 #UMKM Makassar #seni budaya Sulawesi Selatan
Youtube Jejakfakta.com