Selasa, 03 November 2026 15:19

Investasi Makassar Tembus Rp5 Triliun, Tumbuh 22 Persen hingga September 2026

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Realisasi investasi Makassar mencapai Rp5 triliun hingga September 2026, tumbuh 22,07 persen. DPMPTSP optimistis mengejar target Rp6 triliun.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Iklim investasi di Kota Makassar menunjukkan tren positif. Kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Kota Daeng terus meningkat. Hal ini tercermin dari realisasi investasi yang menembus Rp5 triliun hingga September 2026.

Berdasarkan laporan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, realisasi investasi periode Januari–September 2026 mencapai Rp5.003.864.386.458 atau sekitar Rp5 triliun.

Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Mario Said, mengatakan capaian tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap total realisasi investasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Perumda Terminal Disulap Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Appi Bidik Investasi Swasta Lebih Luas

"Realisasi investasi Kota Makassar berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode Januari–September 2026 mencapai Rp5 triliun. Angka ini meningkat 22,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," jelas Mario, Selasa (3/11/2026).

Pada periode yang sama tahun 2025, realisasi investasi Makassar tercatat sebesar Rp4,10 triliun. Dengan demikian, pertumbuhan investasi mencapai 22,07 persen.

Dari total realisasi investasi Sulawesi Selatan sebesar Rp15,25 triliun, Kota Makassar menyumbang sekitar 32,80 persen. Capaian ini mempertegas posisi Makassar sebagai salah satu daerah tujuan investasi utama di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, Munafri Dorong Kolaborasi dengan Dunia Usaha

Dari sisi struktur penanaman modal, investasi dalam negeri masih mendominasi. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp4,32 triliun atau berkontribusi 86,43 persen terhadap total investasi. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp678,80 miliar atau sekitar 13,57 persen.

"Pertumbuhan PMDN bahkan mencapai 34,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," tutur mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar tersebut.

Aktivitas investasi itu tersebar dalam 12.343 proyek usaha yang dilaporkan melalui LKPM.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Tawarkan Makassar Jadi Hub Produk Indonesia Timur ke Pasar Tiongkok

Sejumlah sektor menjadi penyumbang terbesar realisasi investasi. Sektor jasa lainnya, terutama sarana kesehatan, menempati posisi teratas dengan nilai investasi Rp1,41 triliun.

Berikutnya, sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mencatatkan investasi sebesar Rp793 miliar. Sementara sektor perumahan dan perkantoran mencapai Rp751 miliar.

Adapun industri makanan mencatatkan pertumbuhan paling pesat, yakni 271 persen, dengan nilai investasi sebesar Rp507 miliar.

Baca Juga : Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Appi: Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak

"Untuk investor dengan nilai investasi terbesar berasal dari PT Siloam International Hospitals dengan total penanaman modal mencapai Rp966 miliar," katanya.

Sementara itu, investasi asing di Makassar berasal dari sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Hong Kong, Singapura, dan Tiongkok.

Memasuki triwulan IV 2026, DPMPTSP Kota Makassar optimistis dapat meningkatkan realisasi investasi hingga menembus Rp6 triliun.

Baca Juga : Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun, DPM-PTSP Bidik Lampaui Capaian Rp5,2 Triliun

"Memasuki triwulan IV 2026, kami semakin optimistis dapat meningkatkan capaian realisasi investasi hingga menembus Rp6 triliun," jelas Mario.

Ia menyebutkan, target tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memastikan target investasi tahunan dapat tercapai.

Untuk mengakselerasi realisasi investasi pada penghujung tahun, DPMPTSP Makassar telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.


Di antaranya melalui pendampingan pelaporan LKPM bagi perusahaan PMDN dan PMA, pembentukan desk khusus percepatan perizinan, serta penyelesaian berbagai hambatan proyek melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain itu, Pemkot Makassar akan mengintensifkan promosi proyek-proyek siap tawar kepada calon investor.

"Kami menargetkan realisasi investasi pada triwulan IV bisa menembus Rp6 triliun sehingga target pertumbuhan investasi dapat tercapai," ujarnya.

Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat daya tarik Makassar sebagai pusat perdagangan, jasa, kesehatan, transportasi, dan investasi di kawasan Indonesia Timur.

Menurut Mario, peningkatan investasi tidak hanya diukur dari besarnya modal yang masuk, tetapi juga dari dampaknya terhadap perekonomian masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan memperluas aktivitas usaha.

"Dengan capaian realisasi investasi ini, kita berharap dapat memberikan dampak ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Investasi Makassar #realisasi investasi Makassar 2026 #DPMPTSP Makassar #Mario Said #PMDN Makassar #PMA Makassar #Investasi Sulawesi Selatan #Pertumbuhan Ekonomi Makassar #investasi Rp5 triliun
Youtube Jejakfakta.com