Assalamualaikum Teman teman mungkin lebih baik dalam bulan yang penuh berkah ini kita maksimalkan ber ibadah. Sayang sekali ramadhan yang datangnya cuman 1 kali setahun ini berlalu begitu saja tanpa tersisa bonus bonus besar buat kita.
Sudahilah dulu saling hujat satu dengan yang lain, Sudahilah dulu menyimpan dendam sesama kita, nikmatilah bulan yang penuh berkah ini dengan meraup sebanyak banyaknya pahala untuk kita.

Selamat menjalankan ibadah puasa.
Baca Juga : Anak Panti Asuhan di Makassar Segera Miliki Wali Sah, Pemkot dan Pengadilan Agama Gelar Sidang Terpadu
Demikianlah pesan mantan CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin (Appi) melalui grup WhatsApp, Senin (3/4/2023).
Appi, menyampaikan pesannya menyusul maraknya aksi saling kritik di jagat maya yang melibatkan warganet, pihak Wali Kota Makassar hingga pihak Gubernur Sulsel.
Kritik dan saling cibir-colek terkait PSM Makassar juara Liga 1 tanpa markas tanpa stadion di kandang sendiri.
Stadion Mattoanging kebanggaan PSM sudah lebih dua tahun roboh rata tanah dan tak kunjung dibangun kembali.
Alhasil, Wali Kota dan Gubernur menjadi bulan-bulanan warganet.
Gubernur Sulsel sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kembali Stadion Mattoanging, The New Mattoanging, tapi kandas di tangan Pemkot Makassar untuk perizinan stadion.
Baca Juga : IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar
Tak Ada Izin Pemkot Makassar
Selasa (2/3/2021) di Gedung DPRD Makassar, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto), menyampaikan kepada wartawan bahwa proyek Stadion Mattoanging tak ada dokumen izin mendirikan bangunan (IMB) dari Pamkot Makassar.
Danny Pomanto pun mengarahkan agar stadion ke Barombong.
"Harus ada izin peruntukan, apalagi IMB belum ada. Dalam tata ruang itu stadion seharusnya ada di Barombong," kata Danny Pomanto.
Wali Kota juga menyoal izin analisis dampak lingkungan mengenai lalu lintas atau Amdal Lalin Mattoanging.
"Tidak sesuai ketentuan. Ini ada dari Unhas dan banyak keluhan masuk ke saya, bukan lagi macet tapi macet sekali," kata Danny Pomanto.
Baca Juga : Makassar Tuan Rumah IGS 2026, Kemenlu Perkenalkan Kuliner dan Peluang Investasi kepada Delegasi Dunia
Warganet berkomentar di medsos, Senin (3/4/23), "Seandainya walikota Makassar tidak persoalkan AMDAL lalin stadion mattoangin pada saat akan di bangun kembali stadion, tapi waktu itu walikota Makassar tidak mau keluarkan IMB karena AMDAL lalin sehingga tidak jadi di bangun malah lokasi nya maunya diperuntukkan saja jadi taman ruang terbuka hijau."
Komentar tersebut segera direspon oleh warganet lainnya, "Dan memang SDH aturan baku bahwa untuk terbit IMB harus ada AMDAL lingkungan dan AMDAL lalin."
Menyusul lagi komentar warganet, "Kalau Amdal lalin tidak bisa untuk stadion sekarang sedangkan keberadaan stadion itu jauh lebih lama dari bangunan sekitarnya, maka harus di cek ulang Amdal lalin proses penerbitannya semua Pada saat stadion masih berdiri."
Dan masih banyak lagi pro-kontra soal mangkraknya stadion kebanggaan Makassar, Mattoanging, yang dirobohkan oleh Pemprov dua tahun silam.
Stadion Mattoanging diresmikan 6 Juli 1957. Lahan Mattoanging dulu betul-betul mattoanging (mattoanging bahasa Bugis berarti: lapang berangin segar) di atas bekas lahan perkebunan Belanda. Sekitar stadion dulunya lapang dan tidak padat bangunan seperti sekarang ini. (*).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




