Jejakfakta.com, Makassar - Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2023, sejumlah mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa UNM menggelar aksi di depan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) Jalan AP Pettarani, Selasa, (2/5/2023).
Dalam pantauan Jejakfakta di lokasi sekitar pukul 17.30 Wita, tampak peserta aksi silih berganti menyampaikan orasi politiknya.

Selain itu, peserta aksi menggunakan pakaian hitam sebagai simbol matinya demokrasi di Indonesia, termasuk sistem pendidikan yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil.
Baca Juga : Hardiknas 2026 di Gowa: Bupati Sitti Husniah Minta Sekolah Berhenti Sekadar Mengajar, Mulai Mendengar Siswa
Sarvin (22) koordinator aliansi Mahasiswa UNM menilai, aksi tersebut merupakan respon protes terhadap sistem pendidikan yang dinilai mahal dan sulit dijangkau kaum miskin.
"Bahwa sistem yang diterapkan pendidikan hari ini sedang tidak baik-baik saja. Salah satunya Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka itu sendiri," katanya.
Menurutnya, sistem pendidikan hari ini tidak menciptakan ruang-ruang demokratis yang ilmiah dan tidak memberikan ruang pendidikan gratis bagi warga kurang mampu.
Baca Juga : Hardiknas 2026, MAN Pinrang Tegaskan Komitmen Pendidikan Berkarakter dan Revitalisasi Madrasah
"Semakin mahal dunia pendidikan itu, semakin tidak bisa menyandang kaum buruh, kaum nelayan, kaum petani dan kaum miskin kota," ujarnya.
Selain itu, ia melihat sistem pendidikan hari ini justru mengeksploitasi mahasiswa, termasuk program merdeka belajar.
"Program merdeka belajar ditambah lagi program rancangan undang-undang sisdiknas yang semakin lama kampus akan bisa menjadi mengeksploitasi rakyat," katanya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




