Jumat, 05 Mei 2023 07:05

BMKG Prediksi Puncak Panas Sulsel 21 Juni-September, Efek Posisi Temu Terik Matahari

Data BMKG, wilayah Sulawesi Selatan, Selasa (25/4/2023) panas berisiko tinggi pada jam-jam tertentu. BMKG merilis data indeks sinar ultraviolet (UV) matahari di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Sulsel berada di level 8-10 atau very high atau berisiko bahaya sangat tinggi.
Data BMKG, wilayah Sulawesi Selatan, Selasa (25/4/2023) panas berisiko tinggi pada jam-jam tertentu. BMKG merilis data indeks sinar ultraviolet (UV) matahari di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Sulsel berada di level 8-10 atau very high atau berisiko bahaya sangat tinggi.

Menurut prediksi BMKG, pertemuan terik matahari dan bumi titik wilayah Sulawesi Selatan terjadi pada tanggal 21 Juni 2023. Posisi temu terik matahari ini bakal menyebabkan suhu memanas hingga sekitar 34,9 derajat Celcius.

Makassar - Sejak April cuaca panas berasa di Sulawesi Selatan hingga saat ini. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Makassar memerkirakan cuaca panas wilayah Sulawesi Selatan mencapai puncaknya pada Juni hingga September 2023.

Menurut prediksi BMKG, pertemuan terik matahari dan bumi titik wilayah Sulawesi Selatan terjadi pada tanggal 21 Juni 2023. Posisi temu terik matahari ini bakal menyebabkan suhu memanas hingga sekitar 34,9 derajat Celcius. 

“Cuaca panas ini umumnya terasa panas dominan di wilayah tersebut dari Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Takalar hingga di Jeneponto,” kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG IV Makassar, Hanafi, Kamis (4/5/2023), dikutip dari tvonenews.

Baca Juga : BMKG Imbau Waspada Potensi Cuaca Ekstrem hingga Februari

BMKG telah memantau bahwa sekarang ini posisi terik matahari sudah berada di sebelah utara equator menuju ke 22,5 derajat lintang utara. 

BMKG Makassar pun mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi cuaca panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga lingkungan terhindar kebakaran.

"Dampak terhadap lingkungan kita harus hati-hati karena suhu kondisi panas dapat memicu terjadinya kebakaran sedikit saja percikan api dapat memicu kebakaran,” kata Hanafi.

Baca Juga : BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi

Pitam Panas

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital BSD, dr Rudy Kurniawan, dalam Republika Ahad (30/4/23), mengatakan, kombinasi dari panasnya terik matahari dan polusi udara bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang bisa menjadi sumber masalah baru dalam masyarakat. 

Menurut Rudy, salah satu penyakit yang bisa terjadi pada cuaca panas ekstrem adalah dehidrasi. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan seperti radang tenggorokan, demam tinggi, hingga gangguan kesadaran.

Baca Juga : Prediksi Hujan November, Kepala BMKG: Bersihkanlah Saluran Air

Dokter Rudy menyebut salah satu masalah kesehatan yang paling parah disebabkan oleh cuaca panas ekstrem adalah heat stroke. 

Heat stroke atau pitam panas adalah kondisi gangguan kesehatan ketika tubuh tidak lagi sanggup mengontrol suhu tubuh. Dalam kondisi ini, suhu tubuh naik akan dengan cepat, mekanisme tubuh dalam berkeringat akan mengalami kegagalan, dan tubuh akan kehilangan kemampuannya untuk menurunkan suhunya.

Heat stroke bisa meningkatkan suhu seseorang hingga mencapai 40 derajat Celcius, bahkan lebih. Hal ini tentu akan menyebabkan tubuh mengalami hipertermia yang adalah kondisi serius dan membutuhkan penanganan dengan cepat. 

Baca Juga : Kemarau Panjang hingga September di Sulsel, Suhu Panas Capai 35 Derajat Celsius

"Apabila tidak segera ditangani, heat stroke dapat menyebabkan cacat permanen atau bahkan kematian," kata Rudy dalam siaran persnya.

Ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai ketika Anda berhadapan dengan heat stroke, seperti:

1. Suhu tubuh tinggi, biasanya bisa mencapai 40 derajat Celcius atau lebih.

Baca Juga : Heat Stroke akibat Cuaca Panas, Anda Mengalami?

2. Kebingungan, perubahan pada perilaku seperti bicara tak jelas (bergumam).

3. Perubahan dalam berkeringat, kulit biasanya akan terasa panas dan kering saat disentuh.

3. Mual dan muntah

4. Kulit memerah

5. Intensitas pernapasan meningkat menjadi lebih cepat

6. Detak jantung meningkat

7. Sakit kepala berdenyut

Data BMKG, wilayah Sulawesi Selatan, Selasa (25/4/2023) panas berisiko tinggi pada jam-jam tertentu. 

BMKG merilis data indeks sinar ultraviolet (UV) matahari di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Sulsel berada di level 8-10 atau very high atau berisiko bahaya sangat tinggi. (BMKG/JF/tvonenews/Republika).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#BMKG IV Makassar #cuaca panas di Sulawesi Selatan #indeks sinar ultraviolet (UV) #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
Youtube Jejakfakta.com