Ahad, 01 Januari 2023 06:31

Sulsel Masih Lumbung Narkoba, Lapas Nyaris 75 Persen Napi Narkoba

Editor : Ilham Mangenre
Penulis : Samsir
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana dalam jumpa pers catatan akhir tahun 2022 Polda Sulsel di Aula Markas Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, kota Makassar, Sabtu (31/12/2022) malam. (foto: Samsir/jejakfakta).
Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana dalam jumpa pers catatan akhir tahun 2022 Polda Sulsel di Aula Markas Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, kota Makassar, Sabtu (31/12/2022) malam. (foto: Samsir/jejakfakta).

"Kalau kita cek lapas, hampir 75 persen pengguna lapas itu adalah para narapidana narkoba," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana dalam jumpa pers catatan akhir tahun 2022 Polda Sulsel di Aula Markas Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, kota Makassar, Sabtu (31/12/2022) malam.

Makassar, jejakfakta.com - Dulu Sulsel santer berita darurat narkoba. Bahkan di satu kabupaten di Sulsel disebut lumbung narkoba. Data sekarang, apa Sulsel masih lumbung narkoba?

Polda Sulsel merilis data kasus narkoba masih terbanyak sepanjang tahun 2022.

Fakta Polda merujuk jumlah narapidana narkoba yang mayoritas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sulsel dan volume barang bukti yang naik.

"Kalau kita cek lapas, hampir 75 persen pengguna lapas itu adalah para narapidana narkoba," kata Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana dalam jumpa pers catatan akhir tahun 2022 Polda Sulsel di Aula Markas Polrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, kota Makassar, Sabtu (31/12/2022) malam. 

Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi hadir mendampingi Nana dalam jumpa pers catahu ini.

Data kasus narkoba dalam catatan tersebut dihimpun antara tahun 2021 dan 2022.

Jumlah tersangka yang ditangkap pada tahun 2021 yaitu 2.864 orang (2.578 laki-laki dan 286 perempuan), merek terdiri: 5 bandar, 650 pengedar, dan 2.209 pengguna.

Tersangka barkoba yang ditangkap pada tahun 2022 yaitu 2.699 orang (2.475 laki-laki dan 224 perempuan). Mereka terdiri: 4 bandar, 802 pengedar, 1.893 pengguna.

Polda Sulsel mengklaim, berdasarkan data tersebut, terjadi penurunan jumlah tersangka sebanyak 165 atau 5,7 persen di tahun 2022. Namun, barang bukti berkata lain.

Barang bukti yang diamankan pada tahun 2021, sebagai berikut.

- narkotika jenis ganja : 4.101,695 gram (4 kg)

- sabu: 85.211,272 gram (85 kg)

- Obat-obatan daftar G: 43.652 butir

- ekstasi: 39.222 butir

- sintetis: 2.538,1464 gram

- kokain: 1.000 gram

Barang bukti yang diamankan pada tahun 2022, sebagai berikut.

- narkotika jenis ganja: 17.808,033 gram (17 kg)

- sabu : 68.574,463 gram (68 kg)

- obat-obatan daftar G : 510.420 butir

- ekstasi : 3.992 butir

- sintetis : 2.737,01 gram (2 kg)

Polda menyatakan, secara umum, barang bukti narkoba di tahun 2022 mengalami surplus. Kenaikan 17 kilogram narkotika jenis ganja dan 510.420 butir obat-obatan daftar G.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo juga hadir mendengarkan langsung paparan data Catahu Polda Sulsel 2022 ini.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Catatan Akhir Tahun Polda Sulsel #Irjen Pol Nana Sudjana #Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi #Kasus narkoba Sulsel
Youtube Jejakfakta.com